PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo telah sukses menyelenggarakan Sulsel Export Day Tahun 2025 di Terminal Peti Kemas (TPK) New Makassar. Acara penting ini digelar pada 12 November untuk memperkuat konektivitas dan rantai logistik di Kawasan Timur Indonesia (KTI).
Kegiatan strategis ini bertujuan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui peningkatan volume ekspor dari Provinsi Sulawesi Selatan. Berbagai pemangku kepentingan lintas sektor turut hadir, termasuk pemerintah daerah, pelaku usaha, dan perwakilan pengelola pelabuhan.
Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, menjelaskan bahwa expo ini menjadi simbol nyata kemajuan infrastruktur dan komitmen Pelindo dalam mendukung ekspor. Kehadiran acara ini diharapkan dapat menginformasikan upaya konkret untuk meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global.
Advertisement
Advertisement
Sulsel Export Day 2025 berhasil mempertemukan berbagai pihak krusial untuk membahas potensi dan tantangan ekspor di Sulawesi Selatan. Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, BUMN, dan pelaku usaha. Sinergi ini dianggap vital agar potensi ekonomi Sulsel dapat terus berkembang, dengan sektor ekspor sebagai motor penggerak utamanya.
Jufri Rahman menyoroti potensi besar Sulawesi Selatan di sektor pertanian, perikanan, dan industri olahan. Ia menyatakan, "Sulsel memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, dan industri olahan." Namun, potensi tersebut hanya dapat memberikan dampak nyata jika didukung oleh sistem logistik dan konektivitas yang kuat. Hal ini menunjukkan pentingnya infrastruktur pendukung dalam memaksimalkan potensi daerah.
Acara ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk memperkuat koordinasi antar instansi. Jufri berharap, kegiatan semacam ini dapat menjadi wadah efektif untuk merumuskan langkah-langkah konkret. Tujuannya adalah meningkatkan daya saing produk lokal di pasar internasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Advertisement
Advertisement
Kehadiran Terminal Peti Kemas (TPK) New Makassar, atau yang dikenal juga sebagai Makassar New Port (MNP), menjadi kunci utama dalam mempercepat arus ekspor dari Sulawesi Selatan. Dukungan penuh dari Pelindo melalui fasilitas modern ini sangat berperan dalam efisiensi logistik. MNP berfungsi sebagai gerbang utama bagi produk-produk Sulsel untuk menjangkau pasar global.
Abdul Azis dari Pelindo menegaskan komitmen perusahaannya untuk terus menyediakan layanan kepelabuhanan yang modern, efisien, dan terintegrasi. Ia menjelaskan bahwa kehadiran Makassar New Port adalah bagian dari transformasi besar Pelindo dalam memperkuat rantai pasok nasional. Ini khususnya berlaku untuk sistem logistik di Kawasan Timur Indonesia.
Melalui digitalisasi dan standardisasi layanan, Pelindo berupaya memastikan bahwa seluruh pelabuhan di Regional 4 beroperasi dengan standar internasional. Azis menambahkan bahwa peran pelabuhan kini telah meluas, tidak hanya sebagai titik bongkar muat barang. Pelabuhan juga menjadi pusat konektivitas logistik yang menghubungkan sektor produksi dengan pasar global secara efektif.
Advertisement
Advertisement
Sulsel Export Day 2025 diharapkan mampu memicu peningkatan signifikan dalam volume ekspor dari Sulawesi Selatan. Kegiatan ini secara langsung mendukung upaya pemerintah daerah dan Pelindo untuk memperkuat posisi provinsi sebagai pintu gerbang ekonomi Kawasan Timur Indonesia. Sinergi yang terjalin antar pemangku kepentingan menjadi fondasi utama pencapaian target ini.
Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, mengungkapkan harapannya terhadap hasil dari acara ini. "Kami berharap, dengan sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan Pelindo, ekspor dari Sulawesi Selatan akan terus meningkat," ujarnya. Peningkatan ini sekaligus memperkuat posisi provinsi sebagai hub ekonomi penting.
Dengan terus berkembangnya infrastruktur dan layanan logistik yang efisien, Sulawesi Selatan memiliki potensi besar untuk menjadi pemain kunci dalam perdagangan internasional. Kolaborasi yang erat antara semua pihak akan memastikan bahwa potensi ekspor daerah dapat dimaksimalkan. Hal ini akan membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi regional dan nasional.
Advertisement
Sumber: AntaraNews