IPC Terminal Petikemas (IPC TPK), sebagai bagian integral dari Pelindo Group, aktif memperkuat literasi industri maritim dan logistik di kalangan generasi muda. Program inovatif ini bertujuan untuk menumbuhkan pemahaman mendalam serta minat terhadap sektor kepelabuhanan nasional yang krusial. Kegiatan ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.
Inisiatif ini merupakan bagian dari program Pelindo Mengajar yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kini tidak hanya fokus pada sosialisasi peran pelabuhan. Sebaliknya, program ini juga mendorong kesadaran akan peluang karier dan inovasi dalam pengelolaan terminal petikemas serta rantai pasok logistik. Sebanyak 150 siswa antusias mengikuti kelas inspiratif yang diselenggarakan.
Direktur Utama IPC TPK, Guna Mulyana, menyatakan bahwa langkah ini sangat penting di tengah derasnya arus globalisasi dan transformasi logistik nasional. Mempawah Hilir menjadi sorotan sejak hadirnya Pelabuhan Kijing, pelabuhan strategis nasional yang diresmikan pada Agustus 2022. Melalui program ini, IPC TPK berupaya mempersiapkan siswa untuk menjadi bagian dari rantai nilai ekonomi maritim.
Advertisement
Advertisement
Program Pelindo Mengajar yang diusung oleh IPC TPK ini secara spesifik dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang kompleksitas industri maritim dan logistik. Guna Mulyana menekankan pentingnya siswa tidak hanya mengenal pelabuhan sebagai tempat bongkar muat barang. Namun, mereka juga harus memahami sistem, teknologi, dan sumber daya manusia yang esensial di baliknya. Ini semua berperan vital dalam perekonomian nasional.
Kegiatan ini menghadirkan wawasan langsung dari praktisi industri. Direktur Keuangan, SDM, dan Manajemen Risiko IPC TPK, Yanuar Evyanto, turut memberikan materi. Ia menjelaskan tentang pentingnya pengelolaan risiko dan efisiensi dalam operasional pelabuhan modern. Ini memberikan perspektif nyata kepada para siswa mengenai tantangan dan peluang dalam sektor logistik.
Para siswa di SMAN 1 Mempawah Hilir menunjukkan antusiasme yang tinggi selama mengikuti kelas inspiratif ini. Mereka mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan para pemimpin industri. Hal ini diharapkan dapat memicu minat mereka untuk berkarier di sektor maritim dan logistik di masa depan. Program ini menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan realitas industri.
Advertisement
Advertisement
Selain berbagi ilmu pengetahuan, IPC TPK juga menunjukkan komitmen kuatnya terhadap peningkatan kualitas pendidikan di daerah. Perusahaan menyerahkan bantuan berupa tiga unit PC all in one, satu unit tablet, serta tiga unit smartphone. Bantuan ini ditujukan bagi siswa-siswa berprestasi di SMAN 1 Mempawah Hilir.
Guna Mulyana berharap dukungan perangkat digital ini dapat memperkuat ekosistem belajar berbasis digital di sekolah. Inisiatif ini sejalan dengan upaya untuk menyediakan akses pendidikan yang lebih baik. Pemanfaatan teknologi menjadi kunci dalam mempersiapkan siswa menghadapi era digital. Hal ini juga mendukung pembelajaran inovatif di sekolah.
Kegiatan ini merupakan bagian integral dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo Group. Program TJSL ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Nomor 4, yaitu Pendidikan Berkualitas. Fokusnya adalah pemerataan akses terhadap ilmu pengetahuan dan industri masa depan. IPC TPK berkomitmen untuk berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan.
Advertisement
Advertisement
Guna Mulyana menegaskan bahwa pembangunan pelabuhan tidak akan berarti tanpa pembangunan sumber daya manusia di sekitarnya. Generasi muda Mempawah diharapkan tidak hanya menjadi penonton, melainkan penggerak utama dalam rantai nilai ekonomi maritim. Kehadiran Pelabuhan Kijing semakin menempatkan Mempawah sebagai wilayah strategis.
Melalui program Pelindo Mengajar, Guna Mulyana menyampaikan bahwa peran pelabuhan melampaui sekadar simpul logistik nasional. Pelabuhan juga berfungsi sebagai pusat transfer pengetahuan dan inspirasi. Di sinilah koneksi antara pendidikan, ekonomi, dan masa depan daerah benar-benar berlabuh. Ini menciptakan ekosistem yang saling mendukung.
Plt Kepala SMAN 1 Mempawah Hilir, Purmiasih, menyambut baik inisiatif IPC TPK ini. Beliau menilai program tersebut sebagai langkah positif yang signifikan. Program ini secara langsung dapat meningkatkan wawasan siswa mengenai industri logistik dari para praktisi. Ini adalah kesempatan langka bagi para siswa.
Advertisement
"Program ini tidak hanya membuka wawasan siswa, tapi juga menghadirkan perspektif baru tentang dunia kerja dan industri logistik yang mungkin belum pernah mereka bayangkan sebelumnya," kata Purmiasih. Pernyataan ini menggarisbawahi dampak positif dari program tersebut. Hal ini juga menunjukkan bagaimana kolaborasi industri dan pendidikan dapat menciptakan nilai tambah yang besar.
Sumber: AntaraNews