Wow, Realisasi Investasi Cianjur Capai 87% Target 2025 di Oktober: Didominasi Industri Kulit dan Alas Kaki!

DPMPTSP Cianjur mencatat Realisasi Investasi Cianjur mencapai Rp1,6 triliun atau 87% dari target 2025 di Oktober. Bagaimana strategi daerah menarik investasi asing?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Wow, Realisasi Investasi Cianjur Capai 87% Target 2025 di Oktober: Didominasi Industri Kulit dan Alas Kaki!
DPMPTSP Cianjur mencatat Realisasi Investasi Cianjur mencapai Rp1,6 triliun atau 87% dari target 2025 di Oktober. Bagaimana strategi daerah menarik investasi asing? (AntaraNews)

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengumumkan pencapaian investasi yang mengesankan. Hingga bulan Oktober, realisasi investasi di wilayah tersebut telah membukukan angka Rp1,6 triliun.

Angka fantastis ini setara dengan 87 persen dari target yang ditetapkan untuk tahun 2025, yaitu sebesar Rp1,9 triliun. Pencapaian ini berasal dari 168 bidang usaha yang tercatat dalam sistem Online Single Submission (OSS), dengan dominasi signifikan dari industri barang berbahan kulit dan alas kaki.

Sekretaris DPMPTSP Kabupaten Cianjur, Superi Faizal, menjelaskan bahwa realisasi investasi ini terbagi antara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA). Kinerja ini menunjukkan pertumbuhan positif yang diharapkan terus berlanjut hingga akhir tahun.

Pencapaian Fantastis Realisasi Investasi Cianjur

Realisasi investasi di Kabupaten Cianjur menunjukkan tren yang sangat positif sepanjang tahun ini. Hingga bulan Oktober, total investasi yang masuk mencapai Rp1,6 triliun, sebuah angka yang sudah melampaui 87 persen dari target tahun 2025.

Superi Faizal, Sekretaris DPMPTSP Kabupaten Cianjur, merinci bahwa dari total tersebut, "Realisasi investasi yang masuk terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp234 miliar lebih atau 12,27 persen, dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp1,4 triliun atau 74,96 persen." Hal ini menunjukkan dominasi investasi asing dalam kontribusi Realisasi Investasi Cianjur.

Pencapaian ini berasal dari 168 bidang usaha yang terdata melalui sistem Online Single Submission (OSS). Sektor industri barang dari kulit dan alas kaki menjadi penyumbang terbesar dalam realisasi investasi ini, menandakan potensi besar di sektor tersebut.

Peran Penting Regulasi Baru dan Kemudahan Perizinan

Kinerja investasi yang cemerlang di Cianjur tahun ini tidak lepas dari dukungan regulasi pemerintah. Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko menjadi pendorong utama.

Regulasi ini memberikan kemudahan signifikan dalam proses perizinan usaha, termasuk kewenangan bagi pemerintah daerah untuk memproses perizinan Penanaman Modal Asing (PMA). Superi Faizal menambahkan, "Seiring keluarnya PP tahun 2025 membuat pergeseran komposisi investasi, dimana tahun lalu PMDN lebih besar dan PMA kecil, sedangkan tahun sebaliknya PMA dominan dan PMDN relatif kecil, karena proses perizinan dilakukan di daerah.”

Kemudahan ini memungkinkan perizinan PMA dapat dilakukan langsung di daerah sesuai lokasi rencana usaha calon investor. Berbagai kemudahan yang diberikan ini berfungsi sebagai daya tarik kuat bagi investor yang akan menanamkan modalnya di Cianjur.

Optimisme dan Dampak Ekonomi Jangka Panjang

Dengan waktu yang tersisa selama tiga bulan ke depan, DPMPTSP Kabupaten Cianjur sangat optimis dapat mencapai target investasi tahun ini. Bahkan, mereka berharap dapat melampaui target, seperti yang terjadi pada tahun 2024 di mana realisasi investasi mencapai 155 persen atau Rp2,8 triliun dari target Rp1,8 triliun.

Berbagai perbaikan sistem perizinan yang telah dilakukan diharapkan akan terus mendorong pertumbuhan investasi di Cianjur. Upaya ini bertujuan untuk menarik lebih banyak pelaku usaha, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk berinvestasi di wilayah tersebut.

Superi Faizal menegaskan, “Hingga akhir tahun diharapkan angka investasi di Cianjur terus bertambah seiring dengan berbagai kemudahan yang diberikan, sehingga berbagai investasi yang beroperasi dapat menekan angka pengangguran dan meningkatkan perekonomian." Ini menunjukkan komitmen Cianjur dalam memanfaatkan investasi untuk kesejahteraan masyarakat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi