SIG Bakar 400 Ton Sekam Padi per Hari untuk Gantikan Batu Bara

Kurangi ketergantungan batu bara, SIG sulap 400 ton sekam padi per hari jadi bahan bakar alternatif demi target emisi nol bersih.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
SIG Bakar 400 Ton Sekam Padi per Hari untuk Gantikan Batu Bara
SIG Bakar 400 Ton Sekam Padi per Hari untuk Gantikan Batu Bara

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengikis ketergantungan pada energi fosil dengan memanfaatkan limbah sekam padi hingga 400 ton saban hari. Bahan bakar alternatif ini diserap langsung untuk menopang operasional Pabrik Tuban di Jawa Timur.

Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra menjelaskan, penggunan biomassa merupakan langkah strategis yang masuk dalam Sustainability Roadmap SIG 2030 demi mendorong industri hijau dan target emisi nol bersih.

"Penggunaan biomassa membantu perusahaan mendapatkan sumber energi alternatif untuk meningkatkan keandalan operasi dan memperkuat inisiatif semen hijau yang rendah emisi,” kata Indra dikutip dari Antara, Rabu (23/9).

Dari berbagai jenis biomassa, limbah sekam padi menjadi penyumbang terbesar di Pabrik Tuban. Pasokannya didapat dari kolaborasi bersama petani serta 10 perusahaan penggilingan padi di wilayah Tuban, Lamongan, Bojonegoro, hingga Rembang.

Tak cuma sekam padi, SIG turut memanfaatkan limbah pertanian lain seperti cocopeat (serbuk sabut kelapa), bonggol jagung, serbuk gergaji, sampai ampas tebu.

"Di saat yang bersamaan, langkah strategis ini turut menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya para petani dan perusahaan penggilingan padi," ujar Indra.

Salah satu mitra penyuplai sekam padi ke Pabrik Tuban adalah PT Pionir Nusantara Sukses, yang rutin mengirim sekitar 2.500 hingga 3.000 ton sekam per bulan.

Kata Perusahaan Pemasok

 

Direktur Pionir Nusantara Sukses Irsan Yanuardi mengatakan perusahaannya memasok sekam dari para pengepul di Tuban, Lamongan, dan Bojonegoro, serta sebagian langsung dari petani lokal. Saat ini, seluruh pasokan sekam tersebut disalurkan khusus ke Pabrik Tuban.

Menurut Irsan, tren pendapatan dari bisnis pengumpulan sekam padi ini rata-rata menunjukkan peningkatan. Walau begitu, grafik bisnisnya masih berfluktuasi karena bergantung pada faktor cuaca yang memengaruhi pasokan dan kualitas sekam.

Langkah efisiensi energi fosil ini sejatinya melanjutkan tren positif perusahaan. Sepanjang 2025, SIG mencatat pemanfaatan refuse-derived fuel (RDF) menembus 681 ribu ton—naik 24 persen dibanding periode sebelumnya. Capaian ini setara dengan pemangkasan konsumsi batu bara hingga 467 ribu ton sekaligus mendongkrak thermal substitution rate(TSR) menjadi 9,77 persen.

Pemanfaatan biomassa ini beriringan dengan arah kebijakan nasional. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) pada April 2026 menegaskan bahwa substitusi bahan bakar dan material menjadi satu dari lima pilar dekarbonisasi industri semen. Pemerintah terus mendorong penggunaan biomassa dan hidrogen, disamping efisiensi energi serta pembaruan teknologi produksi.

Kemenperin mencatat angka TSR industri semen nasional pada periode tersebut melonjak hingga 12,58 persen, naik signifikan dari baseline 3 persen pada 2010. Di saat bersamaan, porsi klinker berhasil ditekan dari 81 persen ke 68,1 persen, yang berdampak pada turunnya emisi spesifik dari 724 kg CO2 /ton semen menjadi 566,3 kg CO2 /ton semen.

 

Rekomendasi