Pemerintah menargetkan pembukaan Magang Nasional 2026 Angkatan II Batch III pada awal November 2026 setelah jeda evaluasi dua gelombang sebelumnya. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyebut target tahun ini adalah memenuhi total 150 ribu peserta.
"Nanti di batch ketiga insyaallah kita akan bulatkan menjadi 150 ribu," ujar Yassierli dalam acara Kick Off Magang Nasional Angkatan 2 Batch II di Gedung Vokasi Kemnaker, Jakarta, Rabu (23/9/2026).
"Kapan itu? Kita masih jeda dulu untuk evaluasi dan seterusnya. Nanti mungkin dalam satu setengah bulan ke depan, sekitar awal November, insyaallah kita akan kick off lagi untuk batch yang ketiga," terangnya.
Yassierli menegaskan, program pemagangan nasional ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto dan dijalankan lintas kementerian, melibatkan Kemenko Perekonomian, Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, serta kementerian/lembaga lainnya.
"Alhamdulillah kita terus lakukan improvement untuk perbaikan-perbaikan. Kita berharap program pemaganean nasional ini hadir memang memberikan kesempatan kepada anak bangsa untuk meningkatkan kompetensi, mendapatkan pengalaman kerja, membangun portofolio, dan memperluas jejaring, sehingga 6 bulan ini benar-benar bermanfaat untuk mereka," harapnya.
Sebelumnya, penyaluran peserta dilakukan melalui platform MagangHub pada Batch I dan Batch II.
Advertisement
Magang Nasional 2026: Batch II Angkatan II Loloskan 41 Ribu Peserta
Menaker telah meresmikan dimulainya pemagangan nasional Angkatan II Batch II, dengan 41 ribu peserta dinyatakan lolos seleksi.
Ia mengungkap antusiasme pendaftar di laman Kemnaker mencapai ratusan ribu orang. Setelah penyaringan dan verifikasi data lulusan satu tahun terakhir dari Kementerian Dikti Saintek (sekitar 350 ribu orang), ditetapkan 41 ribu peserta yang memenuhi syarat.
"Kalau yang mendaftar banyak ya. Tapi sesudah proses seleksi macam-macam, akhirnya yang kita tetapkan sebagai peserta magang batch 2 angkatan kedua ini 41 ribu orang. Jadi 41 ribu ditambah batch pertama 46 ribu, totalnya 87 ribu orang," pungkas Yassierli.
Sisa kuota sebanyak 63 ribu posisi disiapkan untuk Batch III yang dijadwalkan mulai awal November 2026.