Bupati Kudus Optimis: Pameran Otomotif GAS 2025 Dongkrak PAD dan Semangat Gotong Royong

Pameran Otomotif GAS 2025 di Kudus diharapkan Bupati Sam’ani Intakoris mampu meningkatkan PAD daerah, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk pembangunan berkelanjutan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Bupati Kudus Optimis: Pameran Otomotif GAS 2025 Dongkrak PAD dan Semangat Gotong Royong
Pameran Otomotif GAS 2025 di Kudus diharapkan Bupati Sam’ani Intakoris mampu meningkatkan PAD daerah, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk pembangunan berkelanjutan. (AntaraNews)

Pameran otomotif bertajuk Kudus Government Auto Show (GAS) 2025 resmi dibuka di Kudus Extension Mall pada Sabtu, 4 Oktober 2025. Acara ini berlangsung selama dua hari hingga 5 Oktober 2025. Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini memberikan dampak positif yang signifikan.

Sam’ani Intakoris secara khusus berharap pameran ini dapat mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kudus. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya memperkuat semangat gotong royong. Hal ini demi mewujudkan pembangunan Kudus yang berkelanjutan di berbagai sektor.

Pameran ini bukan sekadar ajang unjuk gigi kendaraan terbaru, melainkan juga sarana edukasi dan rekreasi bagi masyarakat luas. Bupati Sam’ani menyoroti pentingnya momentum ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Peningkatan Ekonomi Daerah

Penyelenggaraan Pameran Otomotif GAS 2025 merupakan hasil kolaborasi erat antara berbagai pihak. Pemerintah Kabupaten Kudus bekerja sama dengan Bapenda Provinsi Jawa Tengah, Bank Jateng, dan PT Jasa Raharja. Dukungan juga datang dari sejumlah diler otomotif terkemuka.

Bupati Sam’ani Intakoris menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang sehat hanya dapat terwujud melalui kerja sama yang baik. "Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai contoh semangat kebersamaan untuk kemajuan Kudus," ujarnya saat membuka acara tersebut.

Kolaborasi lintas sektor ini menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah. Tujuannya adalah menggerakkan sektor ekonomi bersama para pelaku industri otomotif. Dengan sinergi ini, diharapkan target peningkatan PAD dapat tercapai secara optimal.

GAS 2025: Lebih dari Sekadar Pameran, Edukasi dan Kesadaran Pajak

Sam’ani Intakoris menjelaskan bahwa GAS 2025 memiliki fungsi ganda. Pameran ini tidak hanya menjadi ajang pameran otomotif, tetapi juga sarana edukasi dan rekreasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Aspek edukasi ini sangat ditekankan oleh pemerintah daerah.

Salah satu fokus utama adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membayar Pajak Kendaraan Bermotor. "Kegiatan ini kita harapkan tidak hanya memberi hiburan, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pengingat pentingnya taat pajak," kata Sam’ani.

Ia menambahkan bahwa dengan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, pembangunan Kudus dapat semakin maju. Ketaatan pajak merupakan salah satu pilar penting dalam mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Beragam Daya Tarik dan Harapan Pembangunan Kudus

Pameran Otomotif GAS 2025 menampilkan berbagai merek kendaraan terbaru dari berbagai diler. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati beragam kegiatan menarik yang disiapkan. Ada pertunjukan live music, lomba mewarnai, serta game interaktif yang terbuka untuk umum.

Kepala UPPD Kabupaten Kudus, Joko Sudarto, menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak. "Kami berterima kasih atas kehadiran Bapak Bupati dan seluruh peserta. Pameran ini bukan hanya untuk meningkatkan PAD, tetapi juga mempertemukan langsung diler kendaraan dengan masyarakat yang membutuhkan," jelas Joko.

Dengan dukungan penuh dari seluruh pihak, GAS 2025 diharapkan menjadi wadah inspiratif. Tujuannya adalah agar masyarakat Kudus dapat mengenal lebih dekat perkembangan teknologi otomotif. Selain itu, pameran ini juga menumbuhkan kesadaran pajak serta memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Harapannya adalah mewujudkan Kudus yang sejahtera dan berdaya saing tinggi.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi