Tahukah Anda? Bantuan Pangan Bulog dan Menteri Kabinet Merah Putih Jangkau Pelosok Merauke

Perum Bulog bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih menyalurkan Bantuan Pangan Bulog di Merauke, Papua Selatan. Bagaimana upaya menjangkau wilayah terpencil ini?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? Bantuan Pangan Bulog dan Menteri Kabinet Merah Putih Jangkau Pelosok Merauke
Perum Bulog bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih menyalurkan Bantuan Pangan Bulog di Merauke, Papua Selatan. Bagaimana upaya menjangkau wilayah terpencil ini? (Merdeka.com)

Perum Bulog bersama jajaran Menteri Kabinet Merah Putih baru-baru ini menyalurkan bantuan pangan di Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Kegiatan ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan serta mendukung kesejahteraan masyarakat setempat.

Penyaluran bantuan pangan beras ini dilakukan di dua lokasi terpencil, yakni Kampung Wogekel dan Kampung Wanam, Distrik Ilwayab. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan akses pangan merata di seluruh wilayah Indonesia.

Bantuan pangan alokasi bulan Juni dan Juli 2025 ini disalurkan kepada Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang datanya telah ditentukan oleh Kementerian Sosial. Meskipun demikian, proses distribusi menghadapi tantangan signifikan.

Sinergi Lintas Kementerian Perkuat Distribusi Bantuan Pangan

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan pangan ini merupakan amanah penugasan dari pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas). Kehadiran sejumlah menteri menunjukkan komitmen serius pemerintah.

Beberapa menteri yang turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Turut hadir pula Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, serta Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.

Rizal menegaskan bahwa distribusi bantuan pangan hingga ke Papua Selatan adalah bukti nyata kehadiran negara dalam menjamin kebutuhan masyarakat. Bulog berkomitmen penuh menghadirkan ketersediaan pangan yang merata di seluruh pelosok negeri.

Kehadiran Bulog di Merauke membuktikan bahwa distribusi bantuan tidak hanya terfokus di kota besar atau wilayah barat Indonesia. Hal ini menunjukkan upaya serius untuk menjangkau masyarakat di wilayah terluar dan terpencil.

Tantangan Geografis dan Capaian Penyaluran Bantuan

Penyaluran di Kampung Wanam dan Kampung Wogekel menyasar 161 PBP, di mana setiap PBP menerima 10 kg beras, atau total 20 kg untuk alokasi dua bulan. Namun, proses ini tidaklah mudah.

Rizal menuturkan bahwa penyaluran di kedua kampung tersebut menghadapi tantangan besar, terutama dari aspek geografis dan cuaca ekstrem. Kondisi ini dapat mengakibatkan keterlambatan dalam proses distribusi bantuan pangan.

Kantor Bulog Cabang Merauke memiliki wilayah operasional yang luas, meliputi lima kabupaten: Merauke, Asmat, Boven Digoel, Mappi, dan Yahukimo, dengan total 65.774 PBP. Ini menunjukkan skala program yang signifikan.

Hingga saat ini, realisasi penyaluran bantuan pangan alokasi Juni dan Juli di Kantor Bulog Cabang Merauke telah mencapai 989.560 kg. Angka ini setara dengan 75,22 persen dari total pagu dua alokasi yang direncanakan.

Program bantuan pangan ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu memperkuat stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayah Papua Selatan. Dukungan lintas kementerian diharapkan mengoptimalkan penyaluran.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi