Pasca libur lebaran 2023 Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas langsung membahas sejumlah hal strategis terkait reformasi birokrasi hingga manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). Dia mengatakan Idul Fitri harus menjadi momentum perbaikan dan percepatan kinerja ASN.
"Pelayanan publik harus optimal, meningkat, dan berdampak langsung ke masyarakat," ujar Anas dalam keteranganya, Kamis (27/4).
Adapun sejumlah hal strategi yang dibahas antara lain penyiapan peraturan terkait jabatan fungsional dosen. "Kami akan diskusi menjaring masukan dari perwakilan para guru besar, dosen dan beberapa kamus sebagai aturan tindak lanjut untuk penataan jabatan fungsional dosen yang memang ada kekhususan pengaturannya karena mandoroti UU," terang dia.
Selanjutnya membahas akselerasi Mal Pelayanan Publik (MPP) di berbagai daerah. Dai menyebut pada bulan Mei 2023 akan ada tambahan secara resmi sebanyak 13 MPP.
"Menambah jumlah MPP saat ini di 115 kabupaten kota. Tahun ini total akan ada 127 MPP baru se Indonesia, sebagian besar di luar Jawa," katanya.
Untuk proses MPP akan terus dikawal bersama. Fokus utamanya adalah menyempurnakan integrasi dengan basis data kependudukan, sehingga ke depan warga tidak perlu lagi mengisi data berulang untuk setiap kali pengajuan pelayanan yang dilakukan pemerintah karena datanta terintegrasi.