Bank Sentral Argentina menaikkan tingkat suku bunga acuan 300 basis poin. Suku bunga acuan di Argentina naik menjadi 81 persen dari tingkat sebelumnya 78 persen.
Kenaikan suku bunga ini tidak terlepas dari tingginya tingkat inflasi di Argentina. Berdasarkan data, inflasi bulan Maret mencapai 7,7 persen. Angka ini pun menjadi tingkat inflasi bulanan tertinggi dalam dua dekade terakhir.
"Bank sentral Argentina menaikkan suku bunga acuan 300 basis poin lebih tajam dari perkiraan pada hari Kamis setelah inflasi melonjak melewati ekspektasi pada bulan Maret hingga mencapai 104 persen secara tahunan," tulis Reuters dikutip di Jakarta, Jumat (21/4).
Kenaikan tersebut memperpanjang babak baru pengetatan oleh bank sentral Argentina, yang berjuang tengah melawan inflasi. Di sisi lain, mata uang peso telah mencapai rekor terendah terhadap dolar di pasar internasional.
Advertisement
Reuters melaporkan, pada awal bulan ini anggota dewan bank sentral sedang mendiskusikan kenaikan suku bunga lain untuk mengendalikan salah satu tingkat inflasi tertinggi di dunia. Analis memperkirakan kenaikan akan menjadi 200 basis poin.
Jajak pendapat bank sentral memperkirakan inflasi akan berakhir tahun ini sebesar 110 persen. Namun, J.P. Morgan memperkirakan lebih tinggi bisa mencapai 130 persen.
Dalam sebuah pernyataan, bank sentral mengatakan akan terus memantau evolusi tingkat harga umum, dinamika pasar pertukaran dan agregat moneter untuk tujuan mengkalibrasi kebijakan suku bunga. Hal ini sebagai bagian dari pencarian solusi untuk mengerem laju inflasi.