Terjaring OTT KPK, Harta Kekayaan Bupati Meranti Capai Rp4,7 Miliar

Dengan penangkapan ini, KPK memiliki waktu maksimal 1x24 jam untuk menentukan status hukum Bupati Muhammad Adil dan mereka yang turut diamankan bersama Adil.

Sulaeman
Oleh Sulaeman - Reporter
Terjaring OTT KPK, Harta Kekayaan Bupati Meranti Capai Rp4,7 Miliar
Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil. Istimewa

Bupati Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, Muhammad Adil terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (6/4) malam. Dalam OTT tersebut, KPK turut menyita barang bukti berupa uang tunai.

Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri menyampaikan, nilai uang tunai yang diamankan dalam operasi senyap tersebut masih dalam proses penghitungan. Namun, besar kecilnya nilai uang yang diamankan dalam operasi senyap tidak terlalu penting dalam pembuktian unsur korupsi.

"Jumlahnya masih terus dihitung dan dikonfirmasi kepada beberapa pihak yang diamankan. Sebagai pemahaman bersama, mengenai jumlah uang besar atau pun kecil itu bukan utama dalam pembuktian unsur korupsi," ujar Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (7/4).

Dengan penangkapan ini, KPK memiliki waktu maksimal 1x24 jam untuk menentukan status hukum Bupati Muhammad Adil dan mereka yang turut diamankan bersama Adil.

"Setelahnya pasti kami sampaikan lengkap hasil kegiatan tersebut sebagai bagian keterbukaan informasi KPK kepada masyarakat," kata Ali.

Lantas berapa nilai kekayaan Bupati Meranti Muhammad Adil?

Melansir dari laman elhkpn.kpk.go.id, Jumat (7/4), nilai kekayaan Muhammad Adil tercatat mencapai Rp4.785.577.310 atau Rp4,78 miliar. Harta itu dilaporkannya pada 29 Maret 2022.

Kekayaan politikus PDIP tersebut didominasi oleh aset tanah dan bangunan senilai Rp4.367.400.000. Tercatat, dia memiliki 74 bidang tanah dan bangunan yang mayoritas tersebar di Kabupaten Kepulauan Meranti, Bengkalis, Kampar, hingga Pekanbaru.

Selain itu, Muhammad Adil juga mencatatkan kepemilikan pada aset berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp174.000.000 dari hasil sendiri. Rinciannya motor Honda 2014 senilai Rp8 juta, motor Honda 2015 senilai Rp9 juta, motor Honda 2018 senilai Rp12 juta, motor Kawasaki 2007 senilai Rp25 juta, dan mobil Honda Brio 2015 senilai Rp120 juta.

Kemudian, kepemilikan kas dan setara kas Rp244.177.310. Dalam laporan e-lhkpn, Muhammad Adil juga tidak tercatat memiliki utang. Dengan ini total kekayaannya mencapai Rp4.785.577.310

Rekomendasi