FIF Group Tunggu Aturan Teknis untuk Salurkan Subsidi Motor Listrik

Margono mengatakan, pihaknya masih menunggu peraturan dan mekanisme insentif kendaraan listrik dari pemerintah. Dia menilai pemberian subsidi sejalan dengan strategi pemasaran motor listrik di Pasar Tanah Air.

Rita
Oleh Rita - Reporter
FIF Group Tunggu Aturan Teknis untuk Salurkan Subsidi Motor Listrik
Jokowi jajal motor listrik gesits. ©2018 Liputan6.com/Angga Yuniar

Pemerintah telah memutuskan akan memberikan subsidi sebesar Rp7 juta untuk setiap pembelian motor listrik baru.

Meski begitu, FIF Group selaku anak usaha PT Astra International Tbk masih menunggu ekspansi Astra Honda Motor untuk ikut masuk ke bisnis pembiayaan kendaraan listrik. Terlebih, pemerintah saat ini baru menunjuk tiga produsen yang berhak mendapat subsidi tersebut.

"Mengenai subsidi motor listrik Rp7 juta, itu sementara ini hanya diberikan kepada tiga brand," ujar CEO FIF Group Margono Tanuwijaya, dalam acara Bincang-Bincang Astra Financial di Menara Astra, Jakarta, Rabu (8/3).

Margono mengatakan, pihaknya masih menunggu peraturan dan mekanisme insentif kendaraan listrik dari pemerintah. Dia menilai pemberian subsidi sejalan dengan strategi pemasaran motor listrik di Pasar Tanah Air.

"Pasti FIF akan komit untuk membiayai sepeda motor listrik yang diproduksi oleh Honda," katanya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah berencana menyalurkan subsidi motor listrik Rp7 juta per unit mulai 20 Maret 2023. Subsidi itu diberikan untuk pembelian 200 ribu unit motor listrik dan 50 ribu unit motor BBM yang dikonversi jadi motor listrik.

Adapun untuk subsidi motor listrik baru, pemerintah memberikannya kepada produsen yang memiliki tingkat komponen dalam negeri (TKDN) paling rendah 40 persen. Mengacu ketentuan tersebut, terdapat tiga merek motor listrik yang berhak mendapat insentif, yakni Gesits, Volta dan Selis.

Harga motor listrik yang diberikan ketiga produsen tersebut pun bervariasi. Bila dihitung adanya potongan subsidi Rp7 juta, nilai jualnya bahkan ada yang di bawah Rp10 juta.

Secara perhitungan, Gesits bakal menjual merek motor listriknya di angka Rp20,99 juta sampai Rp21,97 juta setelah mendapat subsidi Rp7 juta. Harga lebih murah kemungkinan bakal ditawarkan motor listrik Volta, Rp9,95 juta. Sedangkan Elis akan membanderol produknya di Rp8,5 juta sampai Rp12,9 juta.

Sumber: Liputan6.com

Reporter:Maulandy Rizki Bayu Kencana

Rekomendasi