Badan Pangan Nasional (Bapanas) atau NFA bekerja sama dengan Hero Supermarket untuk mendistribusikan kelebihan pangan ke daerah rawan pangan. Berbagai jenis pangan ini dipastikan dalam kondisi layak konsumsi.
Deputi Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi NFA Nyoto Suwignyo menyampaikan langkah ini jadi solusi untuk menekan angka sampah makanan atau foodwaste di Indonesia. Mengingat ada target menekan 50 persen sampah makanan dari toko ritel dan konsumen di seluruh dunia pada 2030 mendatang.
"Keseriusan ini merupakan mandat SDGs poin 12 dan 3 di mana pada 2030 negara di dunia termasuk Indonesia bisa kurangi foodwaste 50 persen dari toko ritel dan konsumen," kata dia dalam peresmian Program Food Rescue di Jakarta Barat, Selasa (21/2).
NFA sendiri mengalokasikan sebanyak 3 truk logistik pangan untuk menyalurkan donasi pangan tersebut. Ditambah dengan 1 food truck sebagai sarana pengolahan makanan. "Sejak di-launching 20 Desember 2022, pemanfaatan mobil logistik pangan telah selamatkan 37,1 ton pangan di Jabodetabek, keberhasilan ini memerlukan sinergi dan kolaborasi dari seluruh sektor," ungkapnya.
Dalam menekan jumlah sampah makanan ini, NFA telah menggandeng 6 asosiasi. Di antaranya, Hippindo, PHRI, Aprindo, APPBI, APJI, Gappri. Kemudian, menggandeng sejumlah pegiat anti sampah makanan, ada Food Bank Indonesia, Foodcycle Indonesia, serta Surplus Peduli Pangan.
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara NFA dengan organisasi-organisasi tadi sejak 9 Desember 2022 lalu.
Advertisement
Target Zero Foodwaste di 2030
Pada kesempatan yang sama Direktur Hero Supermarket Hendy menuturkan upaya kerja sama ini jadi langkah mengejar target yang ditetapkan perusahaan. Salah satunya adalah nol sampah makanan di 2030 mendatang.
"Kami berharap Hero tetap akan menuju zero foodwaste pada 2030, jtu tujuan strategis Hero Supermarket, dimana kita berusaha memberikan kontribusi dalam bidang ketahanan pangan," kata dia.
Langkah lainnya yang sudah dijalankan Hero Supermarket adalah menyediakan kotak donasi makanan. Nantinya, pelanggan Hero Supermarket bisa memberikan makanan yang layak makan untuk didistribusikan ke wilayah yang membutuhkan.
"Beragam inisiasi pencegahan sampah makanan sudah dilajukan Hero selama ini. Selama ini, di toko Hero sudah ada box donasi makanan yang sudah digunakan pelanggan Hero untuk mendonasikan makanan yang tak terpakai untuk disalurkan," urainya.
Reporter: Arief Rahman H.
Sumber: Liputan6.com