Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara menyebut bahwa kehadiran platform digital Grab mampu meningkatkan inklusi penggunaan teknologi digital keuangan di wilayah timur Indonesia. Hal ini mendorong literasi keuangan dan ekonomi digital mengalami peningkatan.
"Kehadiran Grab di Kupang dan Jayapura memberikan peningkatan inklusi keuangan digital," kata Suahasil dalam diskusi Dampak Grab pada Perekonomian dan Sosial Budaya di Kupang dan Jayapura, Jakarta, Rabu (11/10).
Selain itu, kehadiran Grab sebagai perusahaan jasa berbasis online juga mampu menyerap tenaga kerja lokal. Alasannya, banyak mitra Grab yang semula tidak memiliki pekerjaan baik secara formal maupun informal.
"Banyak partisipan ini yang menurut riwayatnya tidak bekerja," kata dia.
Peran pihak swasta ini menurut Suahasil perlu didukung dengan penyediaan infrastruktur yang layak. Sehingga aksesibilitas dan kebermanfaatan semakin luas.
"Dalam hal ini platform digital yang ditawarkan Grab sangat penting dan peran pemerintah harus menyiapkan infrastrukturnya," kata dia.
Untuk itu, Kementerian Keuangan bersama dengan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah bekerja sama dalam membangun infrastruktur industri keuangan dan digital untuk mempercepat pengembangan ekosistem digital ke wilayah-wilayah terdepan, terpencil dan tertinggal (3T).
"Ini semua kita kembangkan agar bisa masuk ke wilayah 3T," kata dia mengakhiri.