Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) menyepakati usulan pemerintah dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD) terkait penambahan jenis pajak baru untuk pemerintah kabupaten kota.
Ketua APEKSI, Bima Arya mengatakan, dalam konteks mengatasi permasalahan sampah di perkotaan, pihaknya mengusulkan adanya penambahan jenis pajak khusus untuk pemerintah kota yaitu pajak sampah.
"APEKSI mengusulkan adanya penambahan jenis pajak yang khusus untuk pemerintah kota yaitu pajak sampah," kata Bima Arya dalam RDPU Panja KHPD Komisi XI DPR-RI, Jakarta, Kamis (8/7).
Bima menyadari usulan ini akan menimbulkan pro dan kontra di masyarakat dan ruang publik. Sebab ada perubahan kebijakan pungutan dari retribusi kebersihan menjadi pajak sampah. Perdebatan panjang juga sudah diprediksi akan terjadi atas usulannya tersebut.
"Memang pada prosesnya nanti ketika mengubah pungutan sampah jadi pajak sampah ini akan ada pro kontra dan perdebatan panjang," kata dia.
Namun usulan tersebut memiliki tujuan agar masyarakat juga ikut terlibat dalam proses pengelolaan sampah. Minimal masyarakat bisa lebih bertanggungjawab dan mulai mengurangi produksi sampah dari rumah masing-masing.
"Menurut kami ini cara untuk mengatasi masalah sampah agar warga juga ikut bertanggung jawab untuk mengurangi produksi sampah," kata dia.
Selain itu, dalam RUU HKPD ini APEKSI juga mengusulkan agar dibuat mekanisme pemilik kendaraan bermotor melakukan mutasi kendaraan ke kota/kabupaten tempat digunakan kendaraannya tersebut. Sebenarnya aturan ini memang sudah ada, namun Wali Kota Bogor ini menilai aturan tersebut belum jelas dan tidak efektif.
Akibatnya banyak kendaraan yang tidak memberikan kontribusi terhadap wilayah tempat dia berkegiatan sehari-hari. Dia mencontohkan kemacetan yang kerap terjadi di Kota Bogor sebenarnya dikontribusi juga dengan kendaraan berplat nomor di luar Kota Bogor.
"Banyak sekali orang yang menggunakan plat di luar Bogor tapi hari-hari pakainya di Bogor, bikin macet iya tapi kontribusinya minimal," kata dia.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1542814/original/053555900_1490082341-2017021-Daftar-Orang-Terkaya-Dunia-Tahun-2017-Versi-Forbes-AP-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9392502/original/077282500_1794063909-20131227Kebakaran-Gambir-271213-foc-1__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9392503/original/092435600_1794064081-WhatsApp_Image_2026-11-07_at_19.27.21.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3609090/original/074413400_1634813435-20211021-Ekspor-Batu-Bara-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9392315/original/006538800_1794035668-13.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9392301/original/032305500_1794034920-ALL_SPEAKERS___BOD.jpg)