Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, berharap Pelabuhan Patimban di Subang, bisa optimal dalam menggerakkan perekonomian dalam skala regional. Sehingga nantinya, Patimban bisa menjadi kota pelabuhan sekaligus tujuan wisata seperti Yokohama di Jepang, dan Rotterdam di Belanda.
"Kita tidak ingin kota patimban hanya soal pelabuhannya saja. Sebagai kota maka konsepnya adalah hidup, bekerja dan bermain. Sehingga suatu hari, ini akan mirip seperti Yokohama dan Rotterdam, yang kota pelabuhan tapi juga kota wisata," kata Ridwan Kamil dalam public expose Pelabuhan Patimban pada Kamis (7/1).
Pria yang akrab disapa Kang Emil itu menuturkan, Pelabuhan Patimban akan menjadi pendorong lahirnya area industri baru di Metropolitan Rebana. Total lahan pengembangan area industri ini 43.913 ha, dan terdiri dari 13 kota baru yang salah satunya adalah Patimban.
Menurutnya, nanti akan ada satu juta penduduk di Kota Maritim Patimban. "Kota yang mendukung pelabuhan terbaik, terbesar di Indonesia. Nanti kita juga buat alun-alun, dan juga seperti kawasan Sudirman-Thamrin (di Jakarta)," sambungnya.
Selama 20 tahun ke depan, jika 13 kota baru ini berkembang dengan baik maka akan hadir hampir lima juta lapangan kerja. Pertumbuhannya diprediksi akan menyumbang empat hingga lima persen untuk pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat.
"Masa depan Jawa Barat ada di kawasan Rebana ini. Pertumbuhan Indonesia pun akan ikut didorong oleh Jawa Barat," kata Kang Emil.
Metropolitan Rebana meliputi 7 daerah di Jawa Barat, yakni Kabupaten Sumedang, Majalengka, Cirebon, Subang, Indramayu, Kuningan, serta Kota Cirebon.
Reporter: Andina Librianty
Sumber: Liputan6.com