Sebagai generasi yang kerap dijuluki melek dan cakap teknologi, generasi Z juga tercatat sebagai generasi yang gemar mengalokasikan uang untuk liburan. Realita ini berdasarkan hasil survei yang dilakukan Nielsen Media Indonesia selama satu tahun.
"Generasi Z ini mengeluarkan uang paling banyak untuk liburan," ucap Executive Director Nielsen Media, Hellen Katherina, dalam diskusi virtual, Rabu (11/11).
Berdasarkan paparan, generasi Z merupakan orang-orang yang lahir pada tahun 1996-2010, atau saat ini berusia 10-24 tahun. Hellen mengatakan, rentang usia pada generasi Z yang menghabiskan uang untuk liburan yakni 20-24 tahun.
Menurut Hellen, hal ini menjadi sesuatu yang normal mengingat pada rentang usia tersebut rata-rata para generasi Z sudah memiliki pekerjaan, atau dikatakan sebagai first jobbers.
Selain itu, faktor mereka lebih banyak mengeluarkan uang untuk liburan ialah karena masih minimnya tanggungan seperti cicilan, listrik, dan kebutuhan rumah tangga lainnya. "Wajar mereka spending more untuk liburan karena mereka sudah memiliki pekerjaan dan rata-rata belum berkeluarga," jelasnya.
Advertisement
Hal terpenting lainnya yang dikatakan Hellen adalah generasi Z butuh liburan untuk menopang eksistensi mereka di media sosial. Hellen menyebutkan, rata-rata para generasi Z berlibur akan menghasilkan banyak foto dan akan diunggah ke media sosial.
Dia menjelaskan, media sosial bagi generasi Z menjadi wadah penting untuk suatu simbol status. "Eksistensi ini penting sebagai simbol status mereka," tuturnya.
Survei yang dilakukan Nielsen Media Indonesia melibatkan 17.000 responden dari rentang usia dimulai 10 tahun. Survei dilakukan di 11 kota besar.