Bulog Buat Produk Mi Berbahan Dasar Sagu untuk Diversifikasi Pangan

Selain itu, pihaknya juga berencana akan membangun pabrik pengolahan sagu serta singkong dan ubi di 20 wilayah di Indonesia. Hal ini dilakukan demi mendukung optimalisasi dan pemanfaatan sagu tersebut.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Bulog Buat Produk Mi Berbahan Dasar Sagu untuk Diversifikasi Pangan
Budi Waseso. ©2015 merdeka.com/benny silalahi

Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso menyatakan, pihaknya telah membuat produk mi berbahan dasar sagu untuk mendorong diversifikasi pangan yang selama ini didominasi oleh beras. Dalam melakukan produksi mi sagu tersebut, Budi Waseso bekerja sama dengan beberapa pihak swasta.

"Ini sudah kita publikasikan, sudah kita kenalkan, ini akan kita perluas di seluruh Indonesia," ujar Budi Waseso dalam konferensi pers Pekan Sagu Nusantara 2020 secara virtual, Selasa (20/10).

Selain itu, pihaknya juga berencana akan membangun pabrik pengolahan sagu serta singkong dan ubi di 20 wilayah di Indonesia. Hal ini dilakukan demi mendukung optimalisasi dan pemanfaatan sagu tersebut.

Sebagai informasi, data Kementerian Pertanian menyebutkan bahwa dari potensi lahan sagu Indonesia sebesar 5,5 juta hektare, pemanfaatannya baru berkisar 5 persen saja sehingga harus terus digenjot.

"Ada program Bulog ke depan, yang menjadi prioritas adalah 20 wilayah akan segera kita bangun pabrik pengolahan sagu, termasuk singkong," katanya.

Ketika sudah bisa dijadikan bahan pangan pokok yang potensial, maka bukan tidak mungkin produk olahan sagu juga bisa diekspor ke luar negeri.

"Jadi tidak hanya untuk kepentingan dalam negeri, tapi beberapa negara juga butuhkan sagu, sehingga ini ada potensi untuk ekspor," tandasnya.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi