Direktur TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim memprediksi nilai tukar RUpiah akan menguat pada perdagangan Rabu (20/5). Rupiah akan kembali menguat di rentang Rp14.750 hingga Rp14.820 per USD setelah pada perdagangan sebelumnya ditutup menguat pada level Rp14.780 per USD.
"Kemungkinan Rupiah akan kembali menguat di rentang Rp14.750 hingga Rp14.820," ujar Ibrahim melalui keterangan resminya.
Beberapa faktor yang mempengaruhi penguatan Rupiah di antaranya adanya kabar dari vaksin virus corona yang diproduksi bioteknologi Moderna di AS. Moderna menyatakan hasil uji klinis pertama vaksin cukup positif. Pasalnya, imun atau antibodi dari 8 orang yang diujicobakan mampu menghasilkan antibodi virus corona.
"Perusahaan memulai percobaan manusia fase 1 pada Maret dengan 45 sukarelawan, dan telah disetujui untuk segera memulai fase 2, yang akan melakukan pengujian kepada 600 orang pada akhir Mei atau Juni. Jika semuanya berjalan dengan baik, vaksinnya dapat diproduksi pada awal Juli mendatang," jelasnya.
Kabar tersebut tentunya memberikan harapan virus corona bisa segera ditanggulangi dan kehidupan kembali normal, roda perekonomian kembali berputar kencang. Sentimen pelaku pasar pun membaik, dan Rupiah siap berjaya lagi.
Advertisement
Di sisi lain, harga minyak melonjak pada hari Senin (18/5), dengan benchmark AS dan Brent berada di jalur untuk penyelesaian tertinggi dalam dua bulan, didukung oleh optimisme tentang dimulainya kembali aktivitas ekonomi dan penurunan produksi yang stabil dari produsen utama.
Pelonggaran penguncian secara bertahap telah meningkatkan harapan di pasar global meskipun ada ketegangan perdagangan baru antara Amerika Serikat dan China, meskipun para pedagang waspada mengambil taruhan besar sebelum lebih banyak data minggu ini.