Ini syarat agar bank asing bisa beli Sertifikat Bank Indonesia

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI, Nanang Hendarsah mengatakan, bank asing dapat memiliki SBI sekitar satu minggu atau tujuh hari setelah SBI dibeli oleh bank peserta operasi moneter terlebih dahulu. Setelah tujuh hari, kemudian bank diperbolehkan menjual ke bank asing atau individu asing.

Dwi Aditya Putra
Oleh Dwi Aditya Putra - Reporter
Ini syarat agar bank asing bisa beli Sertifikat Bank Indonesia
Gedung Bank Indonesia. Merdeka.com / Dwi Narwoko

Bank Indonesia (BI) memastikan kepemilikan lelang instrumen kebijakan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) tidak hanya bisa dirasakan oleh perbankan lokal saja, namun perbankan asing pun dapat memiliki instrumen SBI tersebut.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI, Nanang Hendarsah mengatakan, bank asing dapat memiliki SBI sekitar satu minggu atau tujuh hari setelah SBI dibeli oleh bank peserta operasi moneter terlebih dahulu. Setelah tujuh hari, kemudian bank diperbolehkan menjual ke bank asing atau individu asing.

"Asing itu baru masuk setelah 7 hari. Jadi bank pemenang lelang itu baru bisa menjual ke asing setelah 7 hari," ujar Nanang di Gedung BI, Jakarta, Selasa (24/7).

Nanang menjelaskan, setelah pihak asing dapat melakukan pembelian SBI, maka minimum holding period juga berlaku, di mana asing tidak bisa melakukan transaksi SBI dalam periode 7 hari pasca pembelian.

Meski demikian, selama periode 7 hari tersebut dapat dilakukan transaksi oleh pemilik SBI untuk repo, outright, hibah dan pengagunan bila dilakukan dengan BI. "Beli SBI bisa di repo langsung ke BI, tidak perlu menunggu masa 7 hari. Tapi kalau transaksi antar bank (maupun pembeli) itu harus tunggu 7 hari (dari waktu pembelian)," jelasnya.

Sebelumnya, Nanang mengatakan, melalui terbitnya SBI akan menambah alternatif instrumen pasar uang. Sebab akan aktif diperdagangkan di pasar sekunder, termasuk bisa dibeli investor asing. Walaupun, idealnya pengelolaan likuiditas oleh BI lebih baik menggunakan Surat Berharga Negara (SBN).

"Idealnya kita menggunakan SBN untuk jangka panjang, tapi melihat dinamika sekarang kami menggunakan SBI dulu yang 9 sampai 12 bulan," kata Nanang.

Rekomendasi