Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melantik dua pejabat eselon I pada Kamis (19/7). Kedua pejabat yang dilantik tersebut adalah Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Andi Maulana dan Deputi Bidang Kerjasama Penanaman Modal Wisnu Wijaya Soedibjo.
Dalam pelantikan ini, Kepala BKPM, Thomas T. Lembong mengingatkan bawahannya agar selalu mendorong percepatan penggunaan teknologi dalam mengejar investasi. Penggunaan media digital sebagai alat untuk mempromosikan Indonesia sebagai ladang investasi harus terus dikembangkan dan disempurnakan.
"Selamat Pak Andi dan Pak Wisnu setelah karir yang sangat baik. Tantangan yang kita hadapi seperti kita hidup di era teknologi misalnya urusan promosi investasi kita lagi menggenjot promosi digital di dalam aplikasi," katanya di Kantor BKPM.
Selain itu, koordinasi dengan segenap stakeholder terkait harus juga diperkuat agar paket kebijakan yang dikeluarkan benar-benar saling mendukung sehingga tidak menyulitkan investor.
"Kita juga ketahui tantangan investor korelasi dan regulasi sering tidak singkronnya kebijakan. Ini sempat kita angkat bersama koordinasi integrasi," tandasnya.
Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Andi Maulana jabatan terakhirnya adalah sebagai Direktur Pameran dan Sarana Promosi di lingkungan Kedeputian Bidang Promosi. Pria kelahiran 25 Mei 1973 tersebut berkarir di BKPM sejak 1998 dengan posisi Kasi Penyelenggaraan (2003), Kasi Promosi (2006), Kasubdit Promosi (2009) dan terakhir Direktur Pameran dan Sarana Promosi (2016).
Sementara Deputi Bidang Kerjasama Wisnu Wijaya Soedibjo jabatan terakhirnya adalah sebagai Direktur Wilayah III di lingkungan Kedeputian Pengendalian dan Pelaksanaan Penanaman Modal. Pria kelahiran 27 November 1961 tersebut telah berkarir di BKPM sejak tahun 1993 dengan menduduki beberapa jabatan seperti Kasubdit Promosi (2005), Kasubdit Perencanaan (2008), Kasubdit Kerjasama (2011) dan Direktur Wilayah lII Dalaks (2014).