Rencana pemerintah Amerika Serikat (AS) yang akan mengenakan tarif bea masuk bagi 124 produk asal Indonesia langsung ditanggapi oleh pemerintah Jokowi-JK. Sebab kebijakan ini dinilai mengancam ekspor Indonesia ke Negeri Paman Sam.
Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag), Oke Nurwan mengatakan, pengenaan bea masuk akan membuat produk Indonesia menjadi tidak kompetitif. Sebab, harga produk yang diekspor tersebut akan lebih mahal sehingga dikhawatirkan akan kalah bersaing.
"Ya jelas akan dampak ke kita. Produk kita jadi kurang kompetitif. Harganya naik kan," ujar dia di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Minggu (8/7).
Selain itu, dampak yang lebih besar yaitu ke neraca perdagangan Indonesia. Neraca perdagangan akan semakin sulit mencapai surplus jika ekspornya mengalami hambatan.
"Itu ada (dampak ke neraca perdagangan) tapi enggak boleh saya yang ngobrol (ungkapkan)," kata dia.
Menurut Oke hasil rapat koordinasi (rakor) terkait perang yang digelar sore ini akan dibawa ke rapat terbatas (ratas) di Istana Bogor besok. Sehingga keputusan terkait strategi menghadapi peran dagang ini akan ditentukan esok.
"Itu harus nunggu besok. Baru akan dibahas. Saya belum bisa ngomong," tandas dia.
Reporter: Septian Deny
Sumber: Liputan6.com