Januari 2018, BPJS-TK investasikan Rp 73 triliun untuk proyek infrastruktur

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK), Agus Susanto, mengungkapkan telah menggelontorkan dana sebesar Rp 73 triliun per Januari 2018 untuk sektor infrastruktur. Agus menjelaskan dana kelolaan BPJS Ketenagakerjaan hingga akhir Januari 2018 mencapai Rp 320 triliun.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Januari 2018, BPJS-TK investasikan Rp 73 triliun untuk proyek infrastruktur
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto di KPK. ©2018 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK), Agus Susanto, mengungkapkan telah menggelontorkan dana sebesar Rp 73 triliun pada Januari 2018 untuk sektor infrastruktur. Investasi tersebut melalui pembelian surat utang (obligasi) yang dikeluarkan BUMN Karya untuk membangun tol.

"Ada sebesar Rp 73 triliun yang kita investasikan untuk mendukung infrastruktur namun demikian tidak dalam bentuk investasi langsung," kata Agus di Kantor Wakil Presiden, Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (21/3).

Agus menjelaskan dana kelolaan BPJS Ketenagakerjaan hingga akhir Januari 2018 mencapai Rp 320 triliun. Di mana, kata Agus, 81 persennya ditempatkan di kegiatan pemerintah.

"Artinya apa, ada 81 persen yang digunakan untuk roda-roda pemerintah," kata Agus.

Sebelumnya, Agus menjelaskan BPJSTK mempunyai kewajiban untuk menanamkan minimal 50 persen aset mereka dalam bentuk surat utang. Sementara, BPJSTK telah ditugaskan untuk berinvestasi tidak langsung pada proyek infrastruktur BUMN.

Rekomendasi