10.000 Ton beras impor asal Vietnam tiba di Pelabuhan Tenau, Kupang. Beras impor asal Vietnam langsung dibongkar dari atas kapal My Thinh, untuk selanjutnya dibawa ke gudang penyimpanan milik Bulog Divisi Regional Nusa Tenggara Timur.
Menurut Kepala Bulog Divre NTT, Efdal Marilius Sulaiman, saat ini pihaknya masih memiliki stok beras sebanyak 9.000 ton di dalam gudang, sehingga ketersediaan bertambah menjadi 19.000 ton. Jumlah tersebut, lanjutnya, akan mencukupi permintaan hingga empat bulan.
"Jadi kami di NTT dapat bagian beras impor dari Vietnam. Ini merupakan beras cadangan nasional," katanya, Kamis (15/2).
Skema penyaluran beras impor asal Vietnam ini, tambahnya, Bulog Divre NTT menunggu koordinasi dari pemerintah pusat. Sebab, beras impor tersebut merupakan cadangan beras nasional.
Dia melanjutkan, proses bongkar muat akan berlangsung beberapa hari ke depan. Lantaran terkendala cuaca buruk yang melanda wilayah itu.