Hari pertama mogok kerja Serikat Pekerja JICT (SP JICT), manajemen melakukan sterilisasi di setiap area kerja yang merupakan bagian dari obyek vital nasional. Bahkan, JICT telah berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan, Kemnaker dan pihak kepolisan."Kami melakukan sterilisasi di semua area, hal ini bertujuan untuk menjaga aset berharga seperti server. Menyangkut upaya sterilisasi ini kami sudah berbicara dengan otoritas pelabuhan, depnaker, dan pihak kepolisian," ujar Wakil Direktur JICT Riza Erivan dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (3/8). Pernyataan tersebut muncul menanggapi tuduhan manajemen melakukan pengusiran terhadap karyawan JICT saat akan bekerja. Berbagai isu tersebut bermunculan melalui beberapa akun twitter anggota SP JICT yang memulai mogok kerja terhitung hari ini hingga 10 agustus nanti. Menurut Riza, tuntutan mogok kerja SP JICT tidak memiliki dasar yang kuat. Salah satu poin utama yang mendorong demonstrasi tersebut rendahnya bonus yang diterima karyawan untuk 2016 dibandingkan bonus yang diterima pada tahun lalu. "Kami bekerja prinsipnya sesuai dengan GCG (Good Corporate Governance). Jadi dalam pemberian bonus juga sesuai proporsi yang ditetapkan dalam PKB (Perjanjian Kerja Bersama). JICT sudah menunaikan kewajibannya dengan membayarkan sebesar Rp 45 miliar kepada seluruh karyawan," katanya.Riza juga menjelaskan penyebab turunnya bonus tersebut dikarenakan keuntungan perusahaan juga ikut turun. Sehingga, nilai bonus tersebut sudah sesuai dengan peraturan dan prinsip GCG yang dijalankan oleh JICT. "Makanya tidak bisa mogok untuk meminta bonusnya jangan dikurangi, secara profit perusahaan memang menurun kok. Jadi tidak ada dasarnya mogok untuk meminta bonus ditambahi," pungkasnya.
Bos JICT: Kewajiban bonus karyawan sudah dibayarkan Rp 45 miliar
Hari pertama mogok kerja Serikat Pekerja JICT (SP JICT), manajemen melakukan sterilisasi di setiap area kerja yang merupakan bagian dari obyek vital nasional. Mogok kerja tersebut disebabkan turunnya bonus karyawan. JICT sudah menunaikan kewajibannya dengan membayarkan sebesar Rp 45 miliar kepada seluruh karyawan.
Rekomendasi