Citi Indonesia menganggarkan dana sebesar USD 850.000 untuk organisasi nirlaba di Indonesia, seperti Unesco, Prestasi Junior Indonesia dan Mercy Corps Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk mendorong program sosial kemasyarakatan yang berfokus pada literasi keuangan dan pemberdayaan generasi muda.
Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kusumaningtuti S Soetiono mengatakan, pemberian hibah ini memperkuat masyarakat yang cerdas finansial, mandiri secara ekonomi untuk kesejahteraan ekonomi yang lebih baik.
"Di Indonesia pada era Masyarakat Ekonomi ASEAN, pertumbuhan jumlah wirausaha masih menjadi tantangan yang harus dijawab dengan inisiatif dari berbagai pihak, termasuk pelaku industri keuangan," ujarnya di Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (8/11).
CEO Citi Indonesia, Batara Sianturi menambahkan, selama 18 tahun, Citi Indonesia berkontribusi meningkatkan pemahaman keuangan di dalam negeri. "Hingga kini, dana hibah yang kami salurkan telah mencapai USD 10 juta, penyaluran ini dilakukan secara berkala setiap tahun," tambah Batara.
Menurutnya, perusahaan telah bekerja sama dengan 56 lembaga mitra pelaksana serta menggerakkan 34 program kemasyarakat di Indonesia.
"Melalui Citi Peka (program sosial Citi Indonesia) memusatkan kegiatan generasi muda di lokasi nilai warisan budaya di lima titik di Indonesia, seperti Danau Toba, Borobudur, Prambanan, Klaten dan Yogyakarta," ungkapnya.