BKPM: China masih jadi investor terbesar RI

BKPM pun mengejar hingga mengunjungi tiga kota di China.

Sri Wiyanti
Oleh Sri Wiyanti - Reporter
BKPM: China masih jadi investor terbesar RI
Kepala BKPM Franky Sibarany. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sedang gencar menarik investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia dalam bentuk investasi jangka panjang. Kepala BKPM, Franky Sibarani pun rajin menjemput bola ke negara-negara dengan potensi investasi yang tinggi seperti China.

Franky mengaku serius menggarap potensi investasi asal China dengan mendatangi tiga kota dalam jangka waktu tiga bulan yakni Shanghai, Beijing, dan Guangzhou.

Upaya BKPM menggaet investor asal negeri panda itu membuahkan hasil berupa komitmen rencana investasi di Indonesia senilai USD 10,8 miliar.

"Dari 3 kunjungan tersebut sudah ada USD 10,8 miliar minat investasi yang teridentifikasi," ujar Franky di Kantor BKPM, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (21/3).

Menurut Franky, China masih menjadi investor terbesar di Indonesia dengan mayoritas investasi di sektor infrastruktur.

"Selama 6 tahun, komitmen investasi China di Indonesia dari waktu ke waktu terus meningkat, tahun ini sebesar USD 22,678 miliar, artinya naik 44 persen," pungkas Franky.

Rekomendasi