Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Palu masih melakukan pengejaran terhadap pelaku penganiayaan dan pembunuhan terhadap satu keluarga di Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Sulawesi Tengah. Di tengah penyelidikan, beredar video pengakuan diduga istri korban Nurhanisa terkait kronologi kejadian.
Video berdurasi 1.51 menit tersebut memperlihatkan diduga korban Nurhanisa masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Palu. Dalam video tersebut, korban menceritakan detik-detik kejadian pelaku menusuk dirinya dan membunuh suami serta satu anaknya.
"Saya tidur di rumah. Pas saya keluar mau kencing, pas dipintu kayak ada orang di tempat penggilingan (daging ayam)," ujarnya
Dalam video tersebut, Nurhanisa seakan mengenali terduga pelaku yang menikam dirinya dan membunuh suami serta anaknya.
"Tidak lama itu masuk langsung muncul Aan. Jelas, jelas sekali," ungkapnya.
Pada saat itu, korban bertanya kepada terduga pelaku alasan berada di rumahnya. Saat itu pula, terduga pelaku mengancam korban untuk diam.
"Malah saya sempat berteriak, 'Kamu ngapain?' Terus dia jawab, 'Diam, diam saja'," bebernya.
Nurhanisa mengaku melihat terduga pelaku membawa dua pisau. Hal tersebut, membuat korban semakin takut dan bersembunyi di dalam kamar
"Saya masuk kamar, takut keluar. Saya lihat bawa pisau dua dari kandang dan dari pemotongan ayam," kata dia.
Usai ketahuan, terduga pelaku menyerang korban dan menikamnya. Saat itu, korban hendak meminta tolong kepada kerabat dan keluarganya.
"Tidak ada HP untuk bisa hubungi kalian. Dua HP saya sudah tidak ada saya lihat," ujarnya.
Beruntung, tetangga korban datang. Saat itulah, korban berteriak meminta tolong.
"Tetangga datang dan tanya kenapa. Saya bilang tolong pak, saya habis ditusuk, tidak bisa bangun," tuturnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, video tersebut direkam oleh anggota keluarga korban.
Sementara itu, Paur Hubungan Masyarakat Polresta Palu, Aiptu Kadek Aruna mengaku belum mengetahui video tersebut. Aruna menegaskan pihaknya masih belum memeriksa korban Nurhanisa karena masih mendapatkan perawatan. Aruna menyebut pemeriksaan terhadap korban dilakukan jika kondisinya sudah membaik.
"Waduh belum. Masih di rumah sakit. Nanti kalau sudah pulang agak mendingnan," kata dia.
Terkait keberadaan terduga pelaku, Aruna menyebut saat ini tim Jatanras Polresta Mamuju maasih melakukan pencarian.
"Belum ada. Masih pencairan anggota Jatanras Polresta Palu," pungkasnya.