El Nino, Menteri Amran klaim kebutuhan beras tahun ini aman

Meskipun El Nino diprediksi bakal mengancam masa tanam padi, Agustus hingga Oktober.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
El Nino, Menteri Amran klaim kebutuhan beras tahun ini aman
amran sulaiman. ©blogspot.com

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengklaim kebutuhan beras tahun ini aman. Meskipun El Nino diprediksi bakal mengancam masa tanam padi, Agustus hingga Oktober.

Berdasarkan skenario terburuk, produksi beras hanya bakal mencapai 7,2 juta ton tahun ini. Dengan itu saja, pemerintah sudah surplus beras 2 juta-2,5 juta ton.

"Di rapat koordinasi kemarin, skenario terburuk produksi 7,2 juta ton kan masih surplus.‎ Produksi Insya Allah bisa gunakan angka ramalan Badan Pusat Statistik (BPS)," ujarnya di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Kamis (6/8).

Menurutnya, Pemerintah sudah sejak awal tahun mengantisipasi dampak El Nino. Salah satu caranya mendistribusikan 21 ribu pompa air ke seluruh Tanah Air dan bangun irigasi tersier 1,3 juta hektar.

"Sejak Januari kami sudah antisipasi kekeringan."

Selain itu, pemerintah juga tengah membangun seribu embung. Dan, saat ini, sudah ada tiga ratus dari seribu sumur dangkal yang ditargetkan dibangun tahun ini.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan, pemerintah masih memiliki dana cadangan Rp 3,5 triliun. Ini bisa digunakan untuk mengimpor beras.

‎"Yang pasti ada cadangan Rp 3,5 triliun untuk cadangan beras pemerintah, stabilisasi pangan dan bisa dicairkan."

Rekomendasi