KAO Indonesia klaim produk pembalut Laurier aman dari zat pemutih

"Semua produk Laurier telah diuji dan mendapatkan izin dari Kementerian Kesehatan RI."

Bimo Pratomo
Oleh Bimo Pratomo - Reporter
KAO Indonesia klaim produk pembalut Laurier aman dari zat pemutih
Pembalut dan Pantyliner. ©2015 Merdeka.com

PT KAO Indonesia, produsen pembalut dan pantyliner merek Laurier, mengklaim produknya aman dari zat pemutih atau klorin. KAO membantah tudingan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) yang menyertakan produk Laurier ke dalam produk berbahaya karena mengandung zat pemutih."Semua produk Laurier telah diuji dan mendapatkan izin dari Kementerian Kesehatan RI, yang tercantum di setiap kemasan dengan tulisan 'KEMENKES RI AKD/AKL', sehingga aman untuk digunakan," tulis KAO dalam rilisnya pada merdeka.com di Jakarta, Kamis (9/7).Menurut mereka, tudingan YLKI cukup meresahkan terutama di kalangan para wanita sebagai penggunanya, sehingga menimbulkan banyak pertanyaan berkaitan dengan kualitas produk pembalut wanita.Produk Laurier secara global, termasuk di Indonesia, tidak menggunakan bahan yang membahayakan kesehatan. Pemilihan supplier bahan baku Laurier dikontrol dengan ketat oleh KAO Corporation Jepang untuk semua negara termasuk Indonesia dengan spesifikasi dan kualitas terbaik."Proses pembuatan bahan baku seperti pulp dan tissue tidak menggunakan senyawa Klorin (Cl2) sehingga produk Laurier tidak mengandung gas Klorin (Cl2) atau 'Chlorine free', yang tidak akan menimbulkan Dioxin," tuturnya.KAO menambahkan bahwa kanker serviks adalah kanker yang menyerang bagian alat reproduksi wanita yang disebabkan oleh Human Papillomaviruses (HPVs). Hingga saat ini, belum ada penelitian yang menyebutkan bahwa paparan zat kimia tertentu dari luar tubuh atau bahwa pemakaian pembalut dapat memicu kanker serviks pada wanita.

Rekomendasi