Di wedlite, biaya nikah tak lagi masalah

Jumlah pinjaman tak dibatasi.

Novita Intan Sari
Oleh Novita Intan Sari - Reporter
Di wedlite, biaya nikah tak lagi masalah
Ilustrasi pernikahan. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/Andrey Bayda

Berdasarkan obrolan sehari-hari, banyak kawan berkeinginan menikah di rentang usia 25-30 tahun. Celakanya, itu adalah periode membangun karir atau usaha.

Sehingga, mereka merasa tak cukup punya modal untuk menyelenggarakan pernikahan.

Pernah merasa berada di posisi sama, Abednego Pramudito bersama ketiga rekannya lalu menggulirkan bisnis pembiayaan pernikahan diberi nama wedlit pada Januari lalu. Ini dinilainya menjadi solusi bagi pasangan muda yang memiliki kendala finansial dalam menyelenggarakan pernikahan.

"Bisnis ini merupakan jasa pembiayaan untuk pernikahan pertama di Indonesia," ujar Abed, panggilan Abednego Pramudito, ketika dihubungi merdeka.com, Jakarta, kemarin.

Wedlit, kata Abed, tak membatasi besaran pinjaman. Hanya saja, jumlah pinjaman akan dikucurkan bakal disesuaikan dengan besaran pendapatan klien.

"Kalau hitung-hitungannya sesuai, kami akan salurkan."

Wedlit memberi kesempatan kliennya untuk melunasi utang maksimal tiga tahun. Katanya, bunga dikenakan hanya 1 persen per bulan atau lebih rendah ketimbang kredit tanpa agunan di perbankan Indonesia.

Hingga Maret ini, Abed cs sudah memberikan pinjaman di kisaran Rp 50 juta hingga Rp 150 juta kepada 50 nasabah.

Tidak sulit bagi pasangan muda ingin meminjam duit untuk menikah. Cukup mengakses situs resmi wedlite untuk mengetahui langkah apa harus dilakukan dan persyaratan apa saja yang perlu dipersiapkan.

"Persyaratannya mudah. Hanya butuh foto atau scan KTP, Kartu Keluarga, sertifikat tanah, slip gaji atau keterangan kerja, buku tabungan 3 bulan terakhir."

Rekomendasi