Menko Sofyan bantah pemerintah sengaja bikin Rupiah terpuruk

Sofyan berkali kali menyebut pelemahan Rupiah terjadi karena menguatnya perekonomian Amerika Serikat.

Saugy Riyandi
Oleh Saugy Riyandi - Reporter
Menko Sofyan bantah pemerintah sengaja bikin Rupiah terpuruk
Menko Perekonomian Sofyan Djalil. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil membantah tudingan pembiaran pemerintah terhadap pelemahan nilai tukar Rupiah yang telah mencapai level di atas Rp 13.000 per dolar Amerika Serikat. Menurut dia, nilai tukar Rupiah sudah tercantum dalam APBN Perubahan 2015 yang dipatok Rp 12.500 per USD.

Sofyan menegaskan pemerintah tidak punya kepentingan apapun terkait melemahnya Rupiah terhadap USD. Walaupun, banyak yang menuding pelemahan Rupiah disengaja pemerintah untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi.

"Target kita seperti yang di APBN, Itu target pemerintah bahwa pelemahan hari ini bukan karena faktor domestik dan itu tidak ada di draft pemerintah," ujar Sofyan yang ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (13/3).

Mantan menteri BUMN ini meminta Bank Indonesia untuk menjaga agar gejolak Rupiah tidak terlalu dalam. Namun, kata dia, pelemahan Rupiah kali ini disebabkan menguatnya perekonomian Amerika Serikat.

"BI jaga di pasar supaya swingnya tidak terlalu besar tapi ini persoalannya seperti yang kita tau semua, semua negara sama kondisinya karena Amerika," kata dia.

Pagi ini, Rupiah bergerak di kisaran Rp 13.167-R p13.199 per USD. Sedangkan pergerakan dalam 52 mingguan di kisaran Rp 11.254-Rp 13.245 per USD.

Rekomendasi