Presiden Joko Widodo menegaskan melemahnya Rupiah hingga mendekati Rp 12.800 per USD lebih diakibatkan pengaruh eksternal. Namun, presiden meminta pelemahan ini tidak dikhawatirkan berlebihan karena kondisi fiskal Indonesia sehat."Yang jelas fiskal kita sekarang sudah sehat," ujarnya saat ditemui di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis (12/2).Selain itu, menurutnya, kondisi perekonomian dalam negeri juga terkendali. Hal ini terlihat dari besaran inflasi yang terkendali dan neraca perdagangan sudah semakin baik.Mantan Gubernur DKI Jakarta ini meminta semua pihak tidak berharap perubahan besar di awal masa pemerintahannya. Menurutnya, segala perubahan membutuhkan waktu tak sebentar."Ini kan memerlukan waktu, saya ini (bekerja) baru 3 bulan lebih dikit lho," tuturnya.Seperti diketahui, berdasarkan pemantauan Bank Indonesia, nilai tukar Rupiah hari ini terus melemah ke posisi Rp 12.794 per USD. Posisi ini terus melemah dari posisi kemarin sebesar Rp 12.700 per USD dan kemarin lusa di Rp 12.644 per USD.
Perekonomian lambat sehat, Jokowi berkilah baru kerja 3 bulan
Jokowi menegaskan terus melemahnya nilai tukar Rupiah akibat pengaruh ekonomi dunia.
Advertisement
Rekomendasi