Politisi PDIP desak Jokowi copot Menteri BUMN

"Sebelum presiden kalah, mending segera diganti," ujar Effendi Simbolon.

Novita Intan Sari
Oleh Novita Intan Sari - Reporter
Politisi PDIP desak Jokowi copot Menteri BUMN
Rini Soemarno. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Anggota DPR dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Effendi Simbolon mendesak, sebelum menentukan Direktur Utama Pertamina, pemerintah harus mengganti Menteri Badan Usaha Milik Negara, Rini Soemarno. Alasannya, memangkas kewenangan Presiden Joko Widodo.

Tak hanya itu, Effendi juga menilai Rini mulai menempatkan orangnya di beberapa jajaran BUMN untuk memuluskan langkahnya. "Sebelum presiden kalah, mending segera diganti," ujarnya di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (15/11).

Ketua Komisi VII DPR Kardaya Warnika menambahkan Direktur Utama PT Pertamina harus berasal dari kalangan profesional. Selain itu, sosoknya harus mengerti tentang industri perminyakan. "Terserah mau dari dalam atau luar, yang penting ngerti bisnis migas," jelas dia.

Ketidakpahaman direksi, kata dia, akan menyebabkan kesalahan dalam mengambil kebijakan. Salah satu kebijakan yang dinilai kurang tepat adalah pembelian aset dalam negeri. Bahkan, dia menilai, langkah Pertamina yang membeli ladang minyak dinilai tak ada manfaatnya bagi Pertamina karena tak akan menambah persediaan minyak.Sejak Karen Agustiawan mengundurkan diri 1 Oktober 2014, pemerintah tidak kunjung menunjuk penggantinya Direktur Utama. Pertamina saat ini hanya dipimpin oleh pelaksana tugas yaitu Muhamad Husen yang sebelumnya merupakan direktur hulu.Komisaris Pertamina, Roes Aryawijaya juga enggan menanggapi tentang bursa calon Direktur Utama Pertamina. Yang paling penting, menurut dia, sosoknya harus kuat menahan intervensi dari berbagai pihak. "Profesional, independen, dan tak ada afiliasi politik," ungkapnya.

Rekomendasi