Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito menilai, nama-nama menteri di Kabinet Kerja yang diumumkan Presiden Joko Widodo sudah sesuai dengan karakternya. "Saya lihat mereka orang pekerja semua, cocok degan namanya 'Kabinet Kerja," ujar Ito usai RUPSLB BEI di Ritz Cartlon Hotel, Jakarta, Rabu (29/10).
Ito mengakui, banyak masyarakat yang tidak mengenal para anggota kabinet. "Kalau banyak yang tidak kenal itu hal berbeda. Karena orang bekerja belum tentu terkenal," kata dia.
Dia menegaskan, ekonomi Indonesia saat ini sudah karut-marut dan mengalami ketidakstabilan. Namun, dia optimis terhadap pemerintahan Jokowi, bisa memperbaiki perekonomian. Salah satunya dengan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
"Mereka pekerja semua, kita harap bisa bekerja dengan baik. Tapi hasilnya seperti apa kita tunggu nanti karena ekonomi sudah carut-marut, dengan terus ditundanya kenaikan harga BBM."
Menurut Ito, seharusnya kenaikan harga BBM sudah dilakukan pemerintah sejak 2009 lalu. Sehingga dapat memperbaiki defisit transaksi neraca berjalan dan berpengaruh terhadap fundamental ekonomi tanah air.
"Jadi yang harus dilakukan pemerintah segera menaikkan harga BBM untuk perbaiki defisit transaksi neraca berjalan. Tapi itu (kenaikan BBM) harus dilakukan tapi tidak bisa langsung membaik juga. Efeknya akan perlu waktu," katanya.