Joko Widodo hari ini resmi menjadi presiden Indonesia menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono. Berbagai pekerjaan rumah menanti Jokowi khususnya sektor energi.Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo mengatakan banyak pekerjaan yang harus dikerjakan Jokowi di sektor energi. Bahkan dia membuat daftar pekerjaan yang harus dikejar, pertama adalah bidang bidang migas untuk melaksanakan catur darma energi."Nomor satu berdayakan dan geber eksplorasi migas, kurangi impor BBM, kurangi penggunaan BBM. Kemudian kembangkan secara masif energi baru dan terbarukan. ini untuk membantu penyediaan listrik memakai sumber-sumber energi di dalam negeri," kata Susilo di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (20/10).Pekerjaan rumah selanjutnya adalah menghemat konservasi energi di bidang kelistrikan. Kemudian menyediakan dan membangun pembangkit baru sekitar 6.000 sampai 10.000 megawatt per tahun sampai 2025 mendatang. Ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus juga untuk menghandle pertumbuhan penduduk 1,1 persen tiap tahun. "Itu tidak gampang," katanya.Langkah lain yang harus dilakukan adalah, pemanfaatan sumber energi yang pas berdasarkan kebijakan energi. Misalnya dalam penggunaan batu bara untuk energi listrik. "Paling tidak 65 persen sehingga nantinya ekspor batu bara terus berkurang," katanya. Selanjutnya Jokowi diminta untuk mengembangkan mikro, mini hydro dan sebagainya disektor kelistrikan. Bidang Minerba juga diminta untuk dibenahi dan melanjutkan tandatangan renegosiasi kontrak. "Itu harus selesai. Kemudian tinggal amandemen semua kontrak. melanjutkan pembangunan hilirisasi, smelter. kemudian pengelolaan IUP yang bermasalah."Tidak berhenti di situ, Jokowi juga punya PR dalam bidang Energi Baru Terbarukan (EBT). Jokowi harus memanfaatkan biodiesel dari CPO, biodiesel pengembangan besar-besaran dari kemiri sunan. Kemudian, pembangkit listrik yang terpencil-pencil dan termasuk PLTA dan panas bumi."Kita ESDM, sudah siapkan Permenya dan sudah selesai. Kemudian di bidang lainnya yang krusial, satu pembangunan kilang. kedua penyediaan penyangga cadangan strategis. harus jadi, karena kita tidak punya itu," katanya.
ESDM beri tugas berat buat pemerintahan Jokowi
Wakil Menteri ESDM membuat daftar pekerjaan yang harus dikejar pemerintahan Jokowi.
Rekomendasi