Dahlan tegaskan penyelamatan Merpati terus berjalan

Kecuali, jika pemerintah baru berkehendak lain.

Novita Intan Sari
Oleh Novita Intan Sari - Reporter
Dahlan tegaskan penyelamatan Merpati terus berjalan
Merpati Airlines. Merdeka.com/Arie Basuki

Dahlan Iskan menegaskan penyelamatan Merpati Nusantara Airlines bakal terus berjalan meskipun dirinya tak lagi menjabat menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kecuali, jika pemerintahan baru berkehendak lain.

"Ada tim terbentuk dan birokrasi tidak pensiun. Tim ini akan jalan kecuali menteri yang baru menegaskan tim ini nggak usah jalan," kata Dahlan saat ditemui di hari terakhir berkantor di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (17/10).

Dahlan mengakui tak bisa menuntaskan persoalan Merpati lantaran keterbatasan waktu. Padahal, Komisi VI DPR-RI mewajibkan Dahlan untuk menyelesaikan persoalan membelit maskapai penerbangan perintis tersebut sebelum masa jabatannya usai.

"Urusan merpati belum bisa selesai karena masalah prosedur waktu. Kan masa jabatan saya terbatas sampai hari ini hari terakhir," ujarnya.

Menurut Dahlan, Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) bisa menjadi solusi terbaik Merpati untuk sementara waktu. Namun, sebelum mengajukan PKPU, Merpati harus mendapatkan investor strategis dan membuat rencana bisnis.

"Karena itu minggu lalu saya mengundang 100 investor. Dari situ kami sudah tahu kira-kira ada 3 investor yang serius," ungkapnya.

Sebetulnya, kata Dahlan, pihaknya bisa saja langsung menghubungi 3 investor potensial tersebut.

"Namun, untuk azas keterbukaan maka kami kumpulkan semuanya. Lantas kami siapa yang serius mengajukan proposal, business plan-nya seperti apa," jelas dia. "Nah itu waktunya 30 hari berarti melewati masa jabatan saya."

Rekomendasi