OJK susun program peningkatan likuiditas pasar modal

Program tersebut memiliki durasi panjang hingga 2017.

Alwan Ridha Ramdani
Oleh Alwan Ridha Ramdani - Reporter
OJK susun program peningkatan likuiditas pasar modal
OJK. ©2013 Merdeka.com/Harwanto Bimo Pratomo

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengklaim telah membuat program peningkatan likuiditas pasar modal. Program tersebut memiliki durasi panjang hingga 2017.

"Kita ingin ada peningkatan permintaan dan penawaran produk di pasar modal," ujar Komisioner OJK Nurhaida di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (25/9).

Dalam program tersebut, Nurhaida melanjutkan, setidaknya memiliki empat fokus. Yaitu, penguatan infrastruktur teknologi informasi, penyediaan regulasi yang akomodatif, peningkatan sisi penawaran dan permintaan produk, serta pengawasan dan penegakan hukum.

"Ini untuk mendorong kemampuan kompetitif pasar modal nasional."

Dia berharap program dan strategi OJK untuk pendalaman pasar modal menjadi acuan pelaku industri dalam meningkatkan likuiditas. Dalam waktu dekat, OJK bakal mengeluarkan kebijakan yang menarik bagi pasar dan juga melindungi investor.

"Ada banyak aturan yang bakal dikeluarkan Desember mendatang," ujarnya.

Nurhaida optimistis, pasar modal dalam negeri bisa tumbuh lebih besar ketimbang institusi sejenis di Asia Tenggara. Untuk itu, pihaknya berjanji untuk menyedehanakan aturan yang bisa mendorong perusahaan yang sudah layak segera melantai di bursa saham.

"Ada banyak faktor yang bisa dilakukan. Salah satunya dengan pelaporan secara elektronik. Ini memudahkan."

Rekomendasi