Gagal bayar utang, perdagangan saham anak usaha Bakrie disuspend

Penghentian ini merujuk gagal bayar atas bunga dari Secured Equity Linked Redeemable senilai USD 100 juta.

Alwan Ridha Ramdani
Oleh Alwan Ridha Ramdani - Reporter
Gagal bayar utang, perdagangan saham anak usaha Bakrie disuspend
Saham Anjlok. ©2013 Merdeka.com/arie basuki

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan perdagangan saham salah satu anak usaha Bakrie and Brothers yakni PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.

Perdagangan perusahaan berkode emiten UNSP ini dihentikan terhitung sejak sesi pertama perdagangan hari ini, Jumat (19/9).

BEI beralasan, penghentian sementara (suspend) ini merujuk gagal bayar atas bunga dari Secured Equity Linked Redeemable senilai USD 100 juta dengan tingkat bunga 8 persen.

"Belum ada informasi lebih lanjut dari perseroan terkait hal itu dan dalam rangka menjaga pasar yang teratur, wajar dan efisien maka bursa memutuskan melakukan penghentian sementara perdagangan," tulis BEI dalam keterbukaan yang dikutip merdeka.com, Jumat (19/9).

Sejak dua hari terakhir hingga saat dihentikan, harga saham UNSP berada di kisaran Rp 50 per lembar saham. Saham UNSP sempat menyentuh level terendah Rp 33 per lembar saham, dan level tertinggi Rp 67 per lembar saham.

Rekomendasi