Orang bergaji Rp 5 juta, pilih beli pulsa dibandingkan gas 12 kg

"Kan enggak mungkin mereka bermaksud akan menambah kompor kan," kata Ali Mudakir.

Henny Rachma Sari
Oleh Henny Rachma Sari - Reporter
Orang bergaji Rp 5 juta, pilih beli pulsa dibandingkan gas 12 kg
Gas elpiji 12 kg. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

PT Pertamina (Persero) merencanakan menaikkan harga gas elpiji 12 kg sebesar Rp 1.500 tahun ini. Kebijakan tersebut diklaim lantaran perseroan merugi hingga Rp 6 triliun.

Juru Bicara PT Pertamina Ali Mudakir mengatakan, kebijakan tersebut, tidak membawa dampak berarti terhadap inflasi. Hal ini karena, LPG 12 kg hanya dipakai 17 persen dari total konsumsi energi rumah tangga.

Dari data Pertamina, 80 persen konsumen yang berpenghasilan di atas Rp 5 juta, pengeluarannya lebih kepada komunikasi daripada pemenuhan rumah tangga. Bahkan, di bawah dari pengeluaran untuk komunikasi, bisa sampai Rp 90.000 hingga Rp 100.000. "Jadi pengeluaran untuk rumah tangga masih di bawah pengeluaran listrik dan komunikasi sehingga (inflasi) sangat kecil pengaruhnya," katanya.Dengan pendapatan sebesar Rp 5 juta, konsumen akan lebih memilih untuk membeli sepeda motor atau kendaraan roda empat. "Kan enggak mungkin mereka bermaksud akan menambah kompor kan," kata Ali.Selain itu, semakin besar pendapatan seseorang maka mereka akan semakin jarang memasak di rumah. Atas dasar itulah, Pertamina berani mengambil keputusan untuk menaikkan gas elpiji 12 kilogram. "Ini yang kemudian membuat kami sudah menyusun road map untuk kenaikan LPG sejak 15 Januari 2014. Sudah kirim ke seluruh Kementerian," katanya.

Rekomendasi