PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) menyiapkan obligasi global yang rencananya diterbitkan tahun ini. Dana hasil obligasi ini akan digunakan untuk eksplorasi tambang batu bara untuk menambah produksi.
Presiden Direktur BRAU, Amir Sambodo mengatakan, pihaknya akan melakukan road show mulai pekan depan. Namun dia belum bisa menyebutkan besaran nilai global bond yang akan dikeluarkan.
"Bond refinancing, kita sudah melakukan persiapan sekarang, dilanjutkan proses roadshow dilakukan minggu depan. Kita umumkan nilainya. Nanti ada jadwalnya," kata Amir di Hotel Le-Meridien, Jakarta, Senin (30/6).
Amir mengaku sudah minta restu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk penerbitan obligasi ini. Amir yakin respons pasar cukup baik mengingat kondisi pasar obligasi masih menjanjikan.
"Kita izin OJK, kita lihat dulu kondisi pasar bond, memang kondisi pasar bond cukup baik," ungkapnya.
Direktur Tidak Terafiliasi BRAU, Arief Wiedhartono mengatakan, sampai Mei 2014 pendapatan BRAU sudah mencapai USD 579 juta. Sedangkan, produksi batu bara BRAU sampai dengan Juni 2014, mencapai 12,15 juta ton.
"Performance sampai bulan Mei, sampai besok pagi ( 1 Juli 2014) 12,15 juta ton. Pendapatan revenue sampai Mei USD 574 juta. Juni belum closing," tutupnya.