INACA akui maskapai penerbangan sulit bertahan

Prospek pertumbuhan industri penerbangan diakui di bawah ekspektasi karena tidak didukung kondisi ekonomi.

Nurul Julaikah
Oleh Nurul Julaikah - Reporter
INACA akui maskapai penerbangan sulit bertahan
INACA akui maskapai penerbangan sulit bertahan

Tigerair Mandala terpaksa memutuskan untuk berhenti terbang per 1 Juli 2014 karena menanggung kerugian sejak dua tahun terakhir. Melambatnya perekonomian nasional disertai melemahnya nilai tukar Rupiah membuat beberapa maskapai penerbangan sulit bertahan.

Menurut Ketua INACA Arif Wibowo, kondisi pasar penerbangan menuntut maskapai menambah kapasitas. Persoalan yang dihadapi Mandala dan Merpati Airlines

"Kita bilang semua airlines melakukan ekspansi saat ekonominya seperti ini, saya pikir masing-masing punya permasalahan sehingga dampaknya cukup berat juga untuk seluruh anggota tidak hanya Mandala," ucap Arief kepada wartawan, Rabu (18/6).

Prospek pertumbuhan industri penerbangan diakuinya di bawah ekspektasi karena tidak didukung kondisi ekonomi. Maskapai penerbangan pun diakui sulit bertahan dengan kemampuan sendiri.

"Tidak bisa single fighter, harus multi fighter penyebabnya multi faktor, kalau tidak bisa beroperasi kan terkena tekanan cash flow," jelasnya.

Rekomendasi