DPR sebut mainan impor asal Israel legal

Impor mainan dari Israel sama seperti impor dari Taiwan.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
DPR sebut mainan impor asal Israel legal
Pasar Gembrong. gedoor.com

Wakil Ketua Komisi VI DPR Azam Azman Natawijaya ikut komentar mengenai impor mainan yang masuk dari Israel ke Indonesia. Azam menyebut, impor tersebut legal jika dilakukan secara bussiness to bussiness (B to B).

Dia mengakui saat ini Indonesia tidak mempunyai hubungan diplomatik dengan Israel. Namun, jika barang tersebut dibawa langsung dari Israel maka barang yang dimaksud masuk kategori barang legal dan tidak bermasalah.

"Legal lah ya begitu. Sekarang sudah globalisasi dan susah menahan nahan begitu itu. Kita memaklumilah, nilai perdagangannya juga kecil," ucap Azam ketika dihubungi merdeka.com di Jakarta, Rabu (12/3).

Dalam pandangannya, impor mainan dari Israel sama seperti impor dari Taiwan. Azam menyebut Indonesia dan Taiwan juga tidak memiliki hubungan diplomatik, namun barang dari kedua negara bisa masuk secara legal. Bahkan, Indonesia disebut-sebut mempunyai trading house di Taiwan.

"Itu bisa saja dibawa oleh pedagang, tidak langsung dari Israel.

Dibawa pedagang karena kita tidak ada hubungan diplomatik seperti Taiwan. Tapi di Taiwan kita punya trading hause di Taiwan seolah olah jadi legal. Bahkan Taiwan di Indonesia juga punya perwakilan," tegasnya.

Azam tidak mau ambil pusing mengenai impor mainan dari Israel ini. Menurutnya di era terbuka sekarang, orang akan mengambil bisnis yang menguntungkan.

"Bisnis kalau tidak terbuka susah sekarang ini. Bisnis manakala menguntungkan mau bagaimana. Taiwan juga berusaha mendapat pengakuan oleh seluruh dunia sekarang," tutupnya.

Dari data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), setidaknya Indonesia mengimpor 60 jenis mainan atau deskripsi mainan yang datang dari pelbagai negara. Pada Januari 2014, salah satu negara yang memasukkan mainannya ke Indonesia adalah Israel.

Impor mainan dari Israel adalah jenis mainan lainnya atau bagian mainan (other toys and parts) dengan kode HS 9503009900. Sepanjang 2013, Indonesia sudah mengimpor mainan asal Israel dengan total nilai USD 830 dengan berat 26 Kilogram. Impor mainan ini terus berlanjut pada Januari 2014 dengan nilai USD 358 dengan berat 14 Kilogram.

Impor mainan dari Israel ini cukup mengejutkan karena mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan, Jusuf Kalla telah memutuskan dagang langsung antara perusahaan swasta Indonesia dan Israel. Keputusan itu tertuang dalam surat bernomor 26/MPP/Kep/11/2000 tertanggal 1 Februari 2000.

Rekomendasi