Akses jalan jadi hambatan pembangunan KEK Tanjung Lesung

Belum adanya akses jalan yang memadai membuat perjalanan menuju Tanjung Lesung harus ditempuh dalam waktu empat jam.

Saugy Riyandi
Oleh Saugy Riyandi - Reporter
Akses jalan jadi hambatan pembangunan KEK Tanjung Lesung
ilustrasi jalan rusak

Pemerintah telah menetapkan pembangunan beberapa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Salah satunya adalah pembangunan KEK Tanjung Lesung, Banteng yang direncanakan mulai dilakukan tahun depan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu mengatakan KEK Tanjung Lesung, Banten belum bisa dibangun tahun ini. Sebab, masih ada kendala dalam akses jalan menuju ke kawasan tersebut.

"Ini kita sedang ada isu-isu seperti tadi disampaikan. Akses jalan misalnya. Itu isu utamanya lah. Kalau yang lain dari segi kesiapan, kawasan sendiri sudah sangat siap," ujar dia usai Rapat Koordinasi di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Jumat (26/7).

Mari menegaskan ketersediaan akses jalan ditargetkan selesai dalam waktu dua tahun ke depan, sehingga investor asing maupun lokal dapat menanamkan investasinya di kawasan yang bersebrangan dengan Lampung tersebut. Pemerintah berencana membangun akses jalan tol menuju Tanjung Lesung tersebut.

"Yang tadi disampaikan Menteri PU, ada dua hal di sini, apakah akan membangun jalan tol, atau melebarkan jalan prioritas nasional yang sudah ada. Minimal kan memperbaiki dan melebarkan jalan yang sudah ada. Kelihatan Kementerian PU sudah ada untuk menjamin itu sebelum kita mempelajari lebih dalam lagi FS dari jalan tol. Kalau itu terealisasi mungkin itu sangat membantu," tegas dia.

Menurut Mari, belum adanya akses jalan yang memadai membuat perjalanan menuju Tanjung Lesung harus ditempuh dalam waktu empat jam. Padahal, Tanjung Lesung telah mempunyai pangsa pasar wisatawan yang jelas. Selain wisatawan lokal, wisatawan asing pun juga berniat untuk mengunjungi kawasan tersebut.

Bahkan, lanjut dia, KEK Tanjung Lesung juga berencana membuat dermaga dan bandara. Pasalnya, KEK Tanjung Lesung mempunyai daya tarik pegunungan Krakatau sehingga dapat lebih menarik wisatawan lokal maupun asing.

"Itu kelihatannya sudah lebih pasti sudah ada rencana untuk membangun itu (dermaga). Mudah-mudahan bisa dalam dua tahun. Bandara juga sudah ada FSnya sudah ada dukungan dari Kemenhub juga tapi yang akan menginvestasikan disitu swasta," pungkas dia.

Rekomendasi