Dahlan berharap mahasiswa Indonesia tetap makan mi instan

Alasannya, mahasiswa Indonesia tetap cerdas meski tiap hari makan mi instan.

Wisnoe Moerti
Oleh Wisnoe Moerti - Reporter
Dahlan berharap mahasiswa Indonesia tetap makan mi instan
Mobil Dahlan Iskan. ©2012 Merdeka.com/Imam Buhori

Akhir pekan ini, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan melakukan kunjungan ke Nusa Tenggara Barat (NTB). Salah satu agendanya adalah memberi kuliah umum di hadapan 2.000 mahasiswa Universitas Mataram.

Sebelum memberikan kuliah umum, Dahlan berkesempatan melihat pameran teknologi tepat guna yang diselenggarakan lembaga peneliti Unram di ruang rektorat. Salah satu hasil karya mahasiswa adalah teknologi budi daya singkong yang dapat menghasilkan tepung untuk bahan baku pembuatan mi.

Dahlan pun sempat mengungkap hasil penelitian terhadap tingkat kecerdasan mahasiswa Indonesia yang dikaitkan dengan kebiasaan makan mi instan.

Seperti biasa, dia pun berkelakar. Hasil dari penelitian mahasiswa diakui sangat mengejutkannya. Sebab, mahasiswa Indonesia cukup cerdas hanya dengan mengonsumsi mi instan setiap hari.

""Saya berharap budi daya singkong pengganti gandum itu dapat terus berkembang dan mahasiswa dapat terus makan mi instan," ujar Dahlan di hadapan mahasiswa Universitas Mataram seperti dilansir Antara, Sabtu (16/3).

Dia pun mengapresiasi hasil penelitian dari hasil tersebut sekaligus berharap pengembangannya. "Itu tadi (budi daya singkong) bisa menghasilkan sejenis tepung tapioka," katanya.

Rekomendasi