MTI kritik ide motor masuk tol Dahlan Iskan

Dahlan bisa membantu dengan membuat fasilitas parkir di halte bus dan stasiun seperti di Tangerang dan Bekasi.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
MTI kritik ide motor masuk tol Dahlan Iskan
MTI kritik ide motor masuk tol Dahlan Iskan

Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) mengkritik ide Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan, yang akan melayani kendaraan roda dua di dalam ruas tol Ibu Kota. Ketua MTI Danang Parikesit secara tegas tidak mendukung ide Mantan Dirut PLN, karena hanya akan merusak tol. Dalam pandangannya, apabila dalam tol dalam kota dibuat jalur motor maka akan merusak kapasitas dan keunggulan jalan tol sebagai jalur bebas kendala. "Tingkat keamanan sangat bahaya dan harus ada separator serta kapasitas dan keunggulan jalan tol akan berkurang," kata Danang ketika dihubungi merdeka.com di Jakarta, Sabtu (9/2).Selain itu, sepeda motor sebagai alat transportasi tidak di design untuk perjalanan jalan jauh. Jika jalur khusus dibuat di dalam tol maka sepeda motor akan digunakan untuk perjalanan jauh yang membahayakan keselamatan."Jalan tol itu desain awalnya bukan di desain untuk jalur motor. Ini akan membuat kecepatan dan kualitas jalan tol hilang," katanya.MTI menyarankan, untuk persoalan transportasi dalam kota, bukan motor yang dibuatkan jalur. Tetapi, angkutan umum dibenahi apalagi untuk perjalanan jauh. Selain itu, Dahlan Iskan agar lebih memperhatikan angkutan umum daripada memperhatikan pengendara motor."Kalau jarak jauh itu harusnya angkutan umum, Pak Dahlan bisa membantu dengan membuat fasilitas parkir di halte halte bus dan stasiun seperti di Tangerang dan Bekasi," katanya.Sebelumnya, Menteri BUMN Dahlan Iskan akan meminta kepada PT Jasa Marga untuk melakukan studi agar kendaraan bermotor bisa masuk ke dalam jalan tol di Jakarta.Dahlan mengusulkan agar kendaraan bermotor tersebut disediakan lajur khusus dengan menambah sayap-sayap jalan tol yang sudah ada."Peraturan pun juga membolehkan. Saya sedang pikirkan dan nantinya meminta Jasa Marga agar membuat sayap di jalan tol untuk sepeda motor," kata Dahlan dalam kunjungan kerja di Bali beberapa waktu lalu.

Rekomendasi