Produksi gas metana milik PTBA mundur

Kondisi geologi menghambat perseroan segera memproduksi gas metana batu bara.

Saugy Riyandi
Oleh Saugy Riyandi - Reporter
Produksi gas metana milik PTBA mundur
Truk tambang batubara. shutterstock

Proyek pengeboran produksi gas metana batu bara (coal bed methane/CBM) milik PT Bukit Asam (PTBA) mundur hingga akhir tahun ini. Awalnya PTBA menargetkan proyek tersebut dapat berproduksi pada awal 2013.Sekretaris Perusahaan PTBA Joko Pramono mengatakan saat ini proyek tersebut masih dalam tahap dewatering. Dalam pengembangan proyek tersebut, perseroan bermitra dengan PT Dart Energy. "Kita targetkan memang 2013 akhir sudah berproduksi," ujar Joko kepada wartawan di Gedung Antam, Jakarta, Senin (28/1).Joko belum bisa menyebutkan produksi awal proyek tersebut, hal ini terkait proses dewatering sehingga belum dapat diprediksi produksi gasnya. "Nanti setelah dewatering baru keliatan," katanya.Terkait dana investasi, perseroan hanya mengeluarkan investasi dalam bentuk sarana dan prasarana serta proses perizinan pengeboran di Tanjung Enim. Sedangkan, untuk investasi operasional pengeboran dikeluarkan oleh PT Dart Energy. "Nanti kalau proyek selesai dan menghasilkan pendapatan, PTBA diambil dari situ. Investasi kita sarana dan prasarana dan proses perizinan. Untuk eksplorasi itu Dart Energy," kata dia.Joko menambahkan banyak kendala yang membuat mundurnya proyek pengembangan CBM PTBA tersebut, salah satunya kondisi geologi yang ada di daerah tersebut. "Kalau batu bara itu geologinya tidak begitu kompleks dibanding geologi di Kalimantan," ungkapnya.

Rekomendasi