Pesan terakhir Widjajono: Indonesia tidak kaya minyak

Cita-cita Widjajono adalah mengembangkan laboratorium riset pertambangan dan perminyakan.

Bimo Pratomo
Oleh Bimo Pratomo - Reporter
Pesan terakhir Widjajono: Indonesia tidak kaya minyak
wamen. ©2012 Merdeka.com/ari basuki

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik, menyatakan almarhum Widjajono Partowidagdo merupakan guru serta panutan bagi dirinya. Satu hal yang dipesan kepada dirinya untuk selalu dipegang teguh dan dijalankan ialah negara Indonesia tidak kaya minyak.

"Dia mewanti-wanti bahwa negara kita itu tidak kaya minyak dan harus mengembangkan energi baru terbarukan," ujarnya saat ditemui dalam peluncuran buku di Gedung The Energy, SCBD, Jakarta, Minggu (16/9).

Jero melanjutkan jasa Widjajono sungguh besar dengan pengetahuan yang dimiliki Widjajono untuk kemajuan Indonesia dan khususnya dirinya."Sepertinya di otak Pak Wid itu angka semua isinya. Beliau sungguh cerdas sekali," tuturnya.

Sementara itu Dekan Fakultas Teknik Tambang dan Minyak Institut Teknologi Bandung (ITB), Sri Widiantoro menegaskan dirinya akan mengabadikan nama almarhum Widjajono Partowidagdo sebagai salah satu ruangan ataupun gedung di ITB. Hal ini sebagai penghargaan untuk beliau atas pengabdiannya.

"Selama dua tahun saya mengenal lebih dekat Pak Widjajono, beliau berencana untuk membangun laboratorium riset pertambangan danperminyakan," ungkapnya.

Ia menjelaskan berdasarkan cerita para mahasiswa yang pernah diajar oleh Widjajono, sosok Widjajono merupakan sosok dosen yang sangat sederhana dan dekat dengan para muridnya. Bahkan Widjajono seringmembayari para mahasiswanya saat satu angkutan umum saat menuju ITB.

"Di kelas dalam mengajar juga Pak Wid sering menyampaikan pelajaran kehidupan dan mahasiswa sangat terkesan walaupun hal-hal tersebut tidak mahal," ucapnya.

Rekomendasi