Warga Desa Tabolang, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat dikejutkan teriakan minta tolong seorang perempuan lanjut usia (lansia) bernama Arbiah (60) usai melihat cucunya bernama Moh Rifki (10) diterkam buaya di Sungai Budong-budong, Senin (24/8) kemarin. Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap Moh Rifki di Sungai Budong-budong.
Kasatreskrim Polres Mamuju Tengah, Iptu Muh Arifin membenarkan terkait video beredar tentang seorang bocah diterkam buaya di Sungai Budong-budong. Dia menjelaskan video tersebut terjadi pada Senin (24/6) pukul 16.00 Wita.
"Korban datang bersama neneknya ke Sungai Budong-budong untuk mandi. Saat itu, baru korban yang mandi di pinggir sungai dan neneknya berada tidak jauh dari tempat korban," kata Arifin kepada wartawan, Selasa (25/8).
Tak berselang lama, seekor buaya muncul dan langsung menerkam korban sedang mandi. Setelahnya, buaya tersebut menyeret korban hingga akhirnya hilang.
"Melihat cucunya diterkam buaya, dia langsung minta tolong kepada warga," kata Arifin.
Setelahnya, warga sekitar berdatangan untuk membantu melakukan pencarian terhadap korban dengan menyusuri aliran Sungai Budong-budong. Namun, hingga saat ini tubuh korban belum ditemukan.
Sementara paman korban, Dirham menambahkan jika korban pergi ke Sungai Budong-budong bersama nenek dan tantenya. Saat itu, korban mandi di pinggir sungai sementara nenek dan tantenya mencuci.
"Jadi tadi jam sekitar jam 4 dia mandi bersama nenek dan tantenya. Seperti biasa setiap sore dia mandi di sungai ini selama musim kemarau. Dia mandi dipinggiran, tapi ditarik dan diterkam (buaya) ke bawah," ujar dia.
Dirham mengaku kaget dengan kemunculan buaya di lokasi kejadian. Alasanya, selama 1 hingga 2 bulan terakhir tidak pernah ada dilaporkan keberadaan buaya di Sungai Budong-budong.
"1-2 bulan terakhir ini tidak ada penampakan (buaya) di sini," kata Dirham.
Atas kejadian tersebut, orang tua korban terpukul. Warga bersama tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap tubuh korban.
"Sementara ini masih pencarian. Ornag tuanya terpukul dengan kejadian ini," pungkasnya.
Advertisement