Trikomsel resmi akuisisi Global Teleshop

Trikomsel mengakuisisi 800 juta lembar saham Global Teleshop dengan nilai Rp 910,11 miliar.

Alwan Ridha Ramdani
Oleh Alwan Ridha Ramdani - Reporter
Trikomsel resmi akuisisi Global Teleshop
Globalteleshop. dutamall.co.id

Hari ini, Jumat (13/7), PT Trikomsel Tbk secara resmi mengakuisisi seluruh saham PT Global Teleshop yang berada di bawah kendali PT Trilinium. Tidak tanggung-tanggung, Trikomsel mengakuisisi 800 juta lembar saham dengan nilai yang cukup signifikan yakni menyentuh Rp 910,11 miliar.

Dengan akuisisi tersebut, Trikomsel kini menjadi pemegang saham utama Global Teleshop. Kepemilikan Trikomsel di perusahaan tersebut kini 72 persen dari total modal disetor dan ditempatkan Global Teleshop.

“Ini merupakan komitmen yang kuat dari pemegang saham bagi Trikomsel untuk terus tumbuh dan menjadikan Trikomsel sebagai perusahaan yang terdepan di bidangnya,” ungkap Direktur Trikomsel Juliana Samudro melalui siaran pers yang diterima merdeka.com, Jumat (13/7).

Menurutnya, akuisisi Trikomsel terhadap Global Teleshop akan menciptakan hal-hal yang positif bagi para investor. Trikomsel bertekad memperkuat jaringan distribusi untuk menjadi yang terbesar di Indonesia dengan jangkauan 175 kota di 33 Provinsi.

Pihaknya juga berencana memperluas portfolio produk penjualan secara vertikal yaitu untuk produk-produk telepon seluler dari berbagai kelas, mulai dari low-end sampai dengan high-end dan secara horizontal.

"Kita juga akan memperbesar pangsa pasar Trikomsel atas merek telepon seluler terkemuka untuk pasar di Indonesia," jelasnya.

Akuisisi ini sekaligus memperluas brand image Global Teleshop yang selama ini dikenal konsumen hanya menjual produk menengah ke atas dengan berbagai macam varian smartphone.

Brand image Global Teleshop semakin luas karena Trikomsel memiliki konsumen yang lebih luas dengan berbagai macam produk yang dapat memenuhi semua lapisan konsumen, terutama menengah ke bawah.

"Menjadikan Trikomsel sebagai retailer produk telekomunikasi terbesar dengan target ke semua segmen pasar," tegasnya.

Sekadar diketahui, pendapatan bersih Trikomsel selama tahun 2011 dan per 31 Maret 2012 masing-masing tercatat sebesar Rp 7,11 triliun dan Rp 1,98 triliun. Sementara pendapatan bersih Global Teleshop pada periode yang sama tercatat masing-masing Rp 1,86 triliun dan Rp 682 miliar. Posisi Trikomsel dalam bisnis ritel dan distribusi produk telekomunikasi, cukup kuat setelah mendapat peringkat “idA” dari lembaga pemeringkat Pefindo. 

Rekomendasi