Putrama Wahju Setyawan: Sarjana Kehutanan hingga Magister Akuntansi yang Ditunjuk Jadi Direktur Utama BNI

Putrama Wahju Setyawan diangkat sebagai Direktur Utama BNI, menggantikan Royke Tumilaar, dengan pengalaman luas di bank tersebut.

Yunita Amalia
Oleh Yunita Amalia - Reporter
Putrama Wahju Setyawan: Sarjana Kehutanan hingga Magister Akuntansi yang Ditunjuk Jadi Direktur Utama BNI
Putrama Wahju Setyawan: Sarjana Kehutanan hingga Magister Akuntansi yang Ditunjuk Jadi Direktur Utama BNI (Merdeka.com)

Pada tanggal 26 Maret 2025, Putrama Wahju Setyawan resmi diangkat sebagai Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI). Pengangkatan ini diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung di Jakarta. Dengan pengalaman yang luas di dunia perbankan, Putrama diharapkan dapat membawa BNI ke arah yang lebih baik.

Putrama menggantikan Royke Tumilaar, yang masa jabatannya telah berakhir. Sebelum menjabat sebagai Direktur Utama, Putrama memiliki rekam jejak yang mengesankan di BNI, termasuk menjabat sebagai Direktur Bisnis Korporasi, Direktur Treasury dan Internasional, serta Direktur Retail Banking. Semua posisi tersebut memberikan pengalaman yang cukup untuk memimpin BNI dalam menghadapi tantangan di industri perbankan.

Dengan latar belakang pendidikan yang solid, Putrama meraih gelar Sarjana Kehutanan dan Magister Akuntansi dari Universitas Gadjah Mada. Ini menunjukkan bahwa ia memiliki pemahaman yang baik tentang bisnis serta keuangan, yang sangat penting dalam mengelola bank besar seperti BNI.

Pengalaman Karir yang Mengesankan

Sebelum diangkat menjadi Direktur Utama, Putrama Wahju Setyawan telah menjabat di berbagai posisi penting di BNI. Pada tahun 2020, ia menjabat sebagai Direktur Bisnis Korporasi, di mana ia bertanggung jawab atas pengembangan bisnis korporasi bank. Posisi ini memberinya kesempatan untuk memahami lebih dalam tentang kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh sektor korporasi.

Selanjutnya, ia juga menjabat sebagai Direktur Treasury dan Internasional pada tahun yang sama. Dalam posisi ini, Putrama mengelola risiko keuangan serta strategi investasi internasional BNI. Pengalamannya dalam mengelola treasury diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengambilan keputusan strategis BNI ke depan.

Putrama kemudian menjabat sebagai Direktur Utama PT Jaminan Kredit Indonesia dari tahun 2020 hingga 2022, yang semakin memperluas wawasan dan pengalamannya dalam sektor keuangan. Setelah itu, ia menjabat sebagai Direktur Retail Banking BNI dari tahun 2022 hingga 2024, di mana ia fokus pada pengembangan layanan perbankan ritel yang semakin kompetitif.

Pendidikan dan Kualifikasi

Pendidikan Putrama Wahju Setyawan menjadi salah satu aspek penting yang mendukung karirnya. Ia meraih gelar Sarjana Kehutanan, yang menunjukkan pemahaman tentang sumber daya alam dan manajemen lingkungan. Namun, gelar Magister Akuntansi dari Universitas Gadjah Mada menjadi kunci utama dalam karirnya di dunia perbankan, karena memberikan pengetahuan mendalam tentang akuntansi dan keuangan.

Putrama juga dilaporkan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota direksi lainnya, dewan komisaris, maupun pemegang saham utama dan pengendali BNI. Hal ini menunjukkan bahwa ia memiliki independensi yang tinggi dalam menjalankan tugasnya sebagai Direktur Utama, yang penting untuk menjaga integritas dan transparansi dalam pengelolaan bank.

Rekomendasi